Pesan Megawati ke Generasi Muda: Pintar Saja Tak Cukup, Harus Berani Suarakan Kebenaran

okezone.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri, mengatakan bahwa Indonesia memliki banyak orang yang pintar, tetapi tidak memiliki keteguhan hati dan keberanian untuk memperjuangkan kebenaran. Dia menegaskan bahwa kecerdasan akademis semata tidak cukup untuk menentukan masa depan Indonesia jika tidak dibarengi dengan karakter serta integritas yang kuat.

"Sebab, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi ilmu yang kalian kuasai, tetapi juga oleh seberapa kuat karakter kalian. Banyak dari mereka justru orang pintar, tetapi hatinya goyang, hatinya tidak teguh, tidak berani," kata Megawati saat memberikan sambutan melalui tayangan videotron dalam acara Merah Muda Festival 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Megawati menegaskan bahwa bangsa Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga berintegritas serta berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. Ia mengingatkan pentingnya keberanian untuk menyuarakan kebenaran dan melawan ketidakadilan.

"Kalian harus memiliki keberanian untuk menyuarakan kebenaran, keteguhan untuk melawan ketidakadilan, dan kesepakatan untuk senantiasa selalu-selalu-selalu harus berpihak kepada rakyat, terutama mereka yang lemah dan membutuhkan pembelaan," ujarnya.

Ia juga mendorong generasi muda agar mampu memadukan kecerdasan dengan kebijaksanaan, serta kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, keberanian dalam bertindak harus senantiasa disertai tanggung jawab moral dan etika.

Megawati turut mengingatkan pentingnya menjadikan etika, moral, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Sikap tersebut dinilai sangat diperlukan agar generasi muda dapat menjadi teladan bagi masyarakat.

"Oleh sebab itu, karakter kalian, seberapa teguh jati diri kalian, dan seberapa besar pengabdian kalian kepada tanah air, bangsa, negara, dan rakyat: Merah Berani, Muda Beraksi, Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan. Rawat sejarahnya, nyalakan semangatnya, teruskan api perjuangannya," tutupnya.

(Rahman Asmardika)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Aksi Nyata Saat Reses, Habib Aboe Beri Layanan Kesehatan & Sarapan Gratis di Tengah Kabut Asap
• 19 jam lalu
0
thumb
Pramono: Izin Rumah Ibadah Harus Selesai dalam Dua Pekan
• 16 jam lalu
0
thumb
Warga Jakbar, Ini Jadwal Layanan Klinik Hewan Keliling 26-31 Oktober
• 23 jam lalu
0
thumb
Pramono Ingin Jakarta Running Festival jadi Contoh Lomba Lari Nasional
• 21 jam lalu
0
thumb
Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Jalan Tol Terjadwal, Cek Waktunya
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.