Jakarta, VIVA – Manajer Manchester United, Michael Carrick, mengaku belum bisa memastikan kelanjutan masa depannya di Old Trafford usai skuadnya digilas Bournemouth tiga gol tanpa balas dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (25/10/2026).
"Ini situasi yang sulit, tidak ada yang perlu disembunyikan. Namun, seperti apa langkah selanjutnya, saya benar-benar belum tahu," ujar Carrick saat diwawancarai oleh Sky Sports usai pertandingan.
Meski dihantam tekanan berat, mantan gelandang Setan Merah tersebut menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan kemampuan terbaik bagi klub. Ia membeberkan bahwa dirinya masih mencintai pekerjaannya dan memikul tanggung jawab moral yang besar terhadap Manchester United.
- Darren Staples / AFP
"Saya akan selalu memberikan yang terbaik untuk klub ini. Saya sudah mengatakannya sejak awal dan tidak akan mengubah hal itu sekarang," tutur Carrick.
"Saya mencintai pekerjaan ini dan posisi saya saat ini. Saya merasakan tanggung jawab itu, tetapi kita lihat saja nanti bagaimana perkembangannya,” tambahnya.
Dalam sesi konferensi pers terpisah, jurnalis sempat menanyakan secara terbuka apakah ia bersiap menghadapi keputusan pemecatan dari manajemen klub. Menjawab hal tersebut, Carrick merespons dengan singkat.
"Saya tidak mengharapkan apa pun," ucapnya.
Laga di kandang sendiri berubah menjadi mimpi buruk bagi publik Old Trafford. Bournemouth membuka keunggulan lewat tembakan voli Rayan yang mengarah tajam ke tiang jauh.
Momentum tim tamu makin tak terbendung setelah blunder Leny Yoro dan kiper Senne Lammens dimanfaatkan secara maksimal oleh Marcus Tavernier serta Evanilson untuk melengkapi kemenangan 3-0.
Carrick tak menampik bahwa hasil terpukul ini menjadi pukulan telak bagi seluruh elemen tim. Menurutnya, suasana ruang ganti diselimuti kekecewaan mendalam setelah rentetan hasil negatif yang mereka derita.
"Ada campuran emosi yang aneh begitu laga usai. Tentu bukan cara yang menyenangkan untuk menutup pertandingan," kata pelatih berkebangsaan Inggris tersebut.
"Hari ini sangat berat bagi klub. Dengan posisi yang saya emban dan riwayat panjang saya di sini, kekalahan ini terasa sangat menyakitkan,” tandasnya.
Kekalahan menyakitkan dari Bournemouth kian memperkeruh situasi Manchester United. Sebelumnya, armada Carrick juga babak belur usai dibantai 1-4 oleh Como di ajang Liga Champions, yang membuat posisi sang manajer berada di ujung tanduk pada awal musim 2026/2027.






Komentar (0)