Persela Lamongan Gagal Menang setelah Kebobolan pada Menit Akhir, De Red FC Paksa Hasil Imbang 2-2 di Stadion Surajaya

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Persela Lamongan gagal mengamankan tiga poin setelah ditahan imbang De Red FC dengan skor 2-2 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Minggu (25/10/2026), akibat kebobolan pada menit akhir tambahan waktu babak kedua.

Persela sempat dua kali unggul melalui gol Juninho Cabral pada menit ke-12 dan Caique Silvio Souza da Silva pada menit ke-62.

Namun, De Red FC berhasil menyamakan kedudukan melalui Fellipe Cabral Veloso Santos pada menit ke-55 dan Keven Moraes pada penghujung pertandingan.

Hasil tersebut membuat Persela harus puas berbagi satu poin meskipun tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.

Persela Unggul Cepat, De Red FC Bangkit pada Babak Kedua

Persela Lamongan membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan 12 menit melalui gol Juninho Cabral.

Gol tersebut membawa tim tuan rumah memimpin 1-0 dan mempertahankan keunggulan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, De Red FC meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan.

Upaya tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-55 setelah Fellipe Cabral Veloso Santos mencetak gol penyeimbang.

Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat pertandingan kembali berlangsung ketat.

Persela kemudian merespons dengan mencetak gol kedua melalui Caique Silvio Souza da Silva pada menit ke-62.

Gol tersebut membawa tim asuhan Bima Sakti kembali unggul 2-1.

Namun, kemenangan yang sudah berada di depan mata akhirnya gagal diamankan setelah Keven Moraes mencetak gol penyama kedudukan pada menit akhir tambahan waktu babak kedua.

Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2.

Bima Sakti Kecewa Persela Kembali Kebobolan pada Menit Akhir

Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti mengaku kecewa dengan hasil imbang yang diperoleh timnya.

Ia menyoroti persoalan konsistensi permainan, terutama ketika Persela harus mempertahankan keunggulan menjelang pertandingan berakhir.

Menurut Bima, kebobolan pada menit-menit akhir menjadi masalah yang kembali dialami timnya.

"Sebagai pelatih saya bertanggung jawab atas hasil ini. Memang tidak mudah mengangkat performa tim dalam situasi yang grafiknya lagi menurun," katanya dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Bima menegaskan bahwa Persela harus segera melakukan evaluasi agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.

Ia juga meminta para pemain segera bangkit untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan Persipura.

"Life must go on. Kami harus segera bangkit," katanya.

Pertandingan menghadapi Persipura akan menjadi laga terakhir Persela pada putaran pertama kompetisi.

Persela Dominasi Penguasaan Bola dan Jumlah Tembakan

Berdasarkan statistik pertandingan, Persela mencatat penguasaan bola sebesar 54 persen.

Sementara itu, De Red FC memiliki penguasaan bola sebesar 46 persen.

Persela juga unggul dalam jumlah percobaan tembakan dengan mencatatkan 19 tembakan sepanjang pertandingan.

Dari jumlah tersebut, delapan tembakan Persela mengarah tepat ke gawang.

Sebaliknya, De Red FC menghasilkan 16 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran.

Hingga babak pertama, Persela juga unggul dalam jumlah tendangan sudut dengan empat kesempatan berbanding satu milik De Red FC.

Meski lebih dominan dalam sejumlah indikator permainan, Persela tidak mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Hasil imbang tersebut menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk memperbaiki organisasi permainan dan konsentrasi pemain pada menit-menit terakhir.

Pemain Persela Minta Maaf kepada Suporter Lamongan

Pemain Persela Lamongan Showwam Ilham turut menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung tim setelah gagal meraih kemenangan di kandang.

Ia mewakili rekan-rekannya mengakui bahwa hasil pertandingan belum sesuai dengan harapan.

Showwam menyatakan para pemain bertekad untuk segera bangkit dan melakukan evaluasi menyeluruh.

Perbaikan tersebut akan menjadi fokus Persela menjelang pertandingan melawan Persipura.

Tim tuan rumah membutuhkan peningkatan konsistensi agar mampu mempertahankan hasil positif ketika sudah berada dalam posisi unggul.

Aji Santoso Bersyukur De Red FC Bawa Pulang Satu Poin

Di kubu tim tamu, pelatih De Red FC Aji Santoso mengaku bersyukur atas hasil imbang yang diperoleh anak asuhnya.

Menurut Aji, keberhasilan membawa pulang satu poin dari Stadion Surajaya telah memenuhi target minimal yang ditetapkan sebelum pertandingan.

"Kami bersyukur bisa mendapatkan poin di sini sesuai dengan target kami, minimal 1 poin. Pertandingan cukup seru dengan saling berbalas gol," ujarnya.

De Red FC berhasil dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk menghindari kekalahan.

Gol Keven Moraes pada menit akhir menjadi penentu keberhasilan tim tamu mengamankan hasil imbang.

Meski demikian, pemain De Red FC Supriadi menilai timnya masih perlu memperbaiki kemampuan dalam memanfaatkan peluang.

Hasil pertandingan ini membuat kedua tim sama-sama memperoleh tambahan satu poin dalam persaingan Pegadaian Championship 2026/2027.

Persela selanjutnya akan menghadapi Persipura dengan membawa pekerjaan rumah untuk memperbaiki konsentrasi dan menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Warga Kesulitan Akses Air Bersih, Bupati TTS Mengadu ke Menhan Sjafrie
• 8 jam lalu
0
thumb
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Hilal Melesat ke Puncak, Al Nassr Mengekor di Bawah
• 9 jam lalu
0
thumb
KJRI Melbourne jembatani pelaku usaha RI-Australia dalam forum bisnis
• 5 jam lalu
0
thumb
Komdigi Klarifikasi ke Meta soal Konten Karhutla: Jawaban AI Tak Selalu Benar
• 18 jam lalu
0
thumb
Menjalani Hari di Tengah Kabut Asap Karhutla
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.