Jakarta, VIVA – Ada masa dalam kehidupan ketika berbagai tanggung jawab dan pencapaian datang hampir bersamaan. Periode ini kerap disebut sebagai rush hour of life, yaitu fase ketika urusan karier, keluarga, keuangan, dan kehidupan pribadi seolah menumpuk dalam waktu yang sama.
Banyak orang tidak terlalu memikirkan pertambahan usia ketika masih muda. Mereka merasa tubuh akan selalu bugar, waktu luang akan selalu tersedia, dan pertemanan bisa dijalani tanpa banyak rencana. Namun, ketika memasuki usia 30-an hingga 40-an, sejumlah perubahan mulai terasa nyata.
Perubahan tersebut tidak selalu berarti seseorang kehilangan masa mudanya. Sebaliknya, fase ini dapat menjadi pengingat bahwa kebutuhan, prioritas, dan kondisi tubuh terus berkembang seiring waktu.
Berikut enam pengalaman yang kerap membuat seseorang menyadari bahwa kehidupan tidak lagi sama seperti saat berusia belasan atau 20-an, melansir dari YourTango.
1. Mulai mengalami kesulitan tidurSaat masih remaja atau berusia 20-an, sebagian orang merasa bisa tidur selama berjam-jam tanpa kesulitan. Bahkan, bangun pagi terkadang menjadi tantangan tersendiri karena tubuh masih ingin beristirahat.
Namun, situasinya bisa berubah ketika memasuki usia 30-an. Alih-alih sulit bangun tidur, sebagian orang justru mulai kesulitan untuk terlelap. Pikiran tentang pekerjaan, kondisi keuangan, keluarga, dan tanggung jawab lainnya dapat membuat tubuh sulit beristirahat dengan tenang.
Perubahan pola tidur juga bisa dipengaruhi oleh stres, kebiasaan sehari-hari, kondisi kesehatan, dan perubahan biologis seiring bertambahnya usia.
Jika kesulitan tidur terjadi berulang kali, penting untuk memperhatikan kebiasaan sebelum tidur dan menjaga jadwal istirahat yang teratur. Apabila masalah berlangsung lama hingga mengganggu aktivitas, berkonsultasi dengan tenaga medis dapat membantu menemukan penyebabnya.
2. Penglihatan mulai mengalami perubahanKeluhan orang tua tentang mata yang sulit digunakan untuk membaca tulisan kecil mungkin dahulu terdengar berlebihan. Namun, ketika memasuki usia 30-an akhir hingga 40-an, sebagian orang mulai mengalami hal serupa.
Menurut David Turbert dari American Academy of Ophthalmology, perubahan penglihatan dekat dapat mulai dirasakan ketika seseorang memasuki rentang usia tersebut.
"Hampir semua orang mengalami peningkatan rabun jauh ini di usia akhir 30-an hingga pertengahan 40-an. Lensa mata menjadi kurang fleksibel seiring bertambahnya usia, sehingga menyulitkan untuk membaca dan melakukan tugas-tugas jarak dekat lainnya."





Komentar (0)