Tangerang: Seorang operator SPBU di kawasan Graha Raya Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), dipecat setelah diduga melakukan kecurangan dalam pengisian BBM yang viral di media sosial.
Area Manager Communications, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto, mengatakan pihaknya telah mengambil tindakan tegas atas ketidaksesuaian pelayanan pengisian BBM jenis Pertalite di SPBU Bintaro tersebut.
"Sebagai tindak lanjut atas kejadian tersebut, manajemen SPBU telah menghubungi konsumen untuk menyampaikan permohonan maaf. Selain itu, operator yang bersangkutan telah dikenakan tindakan pemutusan hubungan kerja oleh manajemen SPBU," ujar Reno, Minggu, 25 Oktober 2026.
Baca Juga :
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBUReno juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen. Ia menegaskan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan setiap konsumen mendapatkan pelayanan yang baik, transparan, dan sesuai dengan permintaan pengisian.
"Kami terus melakukan evaluasi terhadap pelayanan SPBU dan akan menerapkan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," kata Reno.
Ia menambahkan, masyarakat yang menemukan kendala atau ketidaksesuaian dalam pelayanan maupun penyaluran BBM dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.
Petugas SPBU Pertamina melayani kendaraan konsumen sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran pelayanan BBM. (dok. Pertamina)
Kasus ini mencuat setelah akun Threads @bydemata mengunggah video yang memperlihatkan dugaan ketidaksesuaian nominal pengisian BBM Pertalite dengan uang yang dibayarkan konsumen.
Dalam video tersebut, konsumen mengaku membayar Rp100.000, tetapi pengisian BBM berhenti saat angka pada mesin menunjukkan Rp80.000. Konsumen itu mengaku tidak mendapat informasi dari operator bahwa pengisian telah dihentikan sebelum mencapai nominal yang dibayarkan.
Setelah mengetahui ketidaksesuaian tersebut, konsumen langsung menegur operator SPBU. Operator kemudian mengembalikan selisih uang sebesar Rp20.000.





Komentar (0)