JAKARTA, DISWAY.ID-- Eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal meminta pemerintah untuk tidak asal bicara soal Morgan Stanley Capital International (MSCI). Sebab, kata dia, pasar modal sangat sensitif.
"Jangan banyak bicara dulu, karena pasar sangat sensitif terhadap celetukan pejabat yang asal bunyi," kata Dino dalam pernyataannya melalui akun Instagram, dikutip Minggu, 25 Oktober 2026.
BACA JUGA:Hasil Final MilkLife Soccer Challenge Jakarta Jaya 2026–2027, Dua Sekolah Raih Gelar Juara
Ia justru menyarankan agar pemerintah membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk menangani persoalan Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Satgas tersebut diharapkan dapat mempercepat pembenahan pasar modal Indonesia sekaligus memulihkan kepercayaan investor global.
Dino mengatakan, satgas perlu melibatkan sejumlah pemangku kepentingan utama, yakni Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
BACA JUGA:Dino Patti Djalal: MSCI Berbeda dengan IMF, Tak Bisa Dipengaruhi Kepentingan Politik Pemerintah
Menurutnya, persoalan MSCI perlu ditangani melalui strategi yang serius dan terkoordinasi karena berkaitan dengan stabilitas ekonomi, kepercayaan internasional, stabilitas politik, serta kredibilitas Indonesia.
“Bentuk satgas khusus untuk fokus menangani isu MSCI yang terdiri dari Kemenko Ekonomi, Menteri Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan OJK,” kata Dino
Selain pembentukan satgas, Dino mendorong pemerintah menerapkan kebijakan satu pintu dalam menyampaikan informasi terkait MSCI. Menurutnya, komunikasi yang terpusat diperlukan agar pernyataan pejabat tidak menimbulkan ketidakpastian di pasar.
BACA JUGA:Effendi Gazali Soroti Legalitas Pendidikan Asing, Pemerintah Diminta Pastikan Hak Siswa
Dia mengusulkan hanya pejabat tertentu yang diberi kewenangan berbicara mewakili pemerintah mengenai persoalan tersebut, seperti Ketua OJK, Menteri Keuangan, atau pimpinan BEI.
"Terapkan kebijakan satu pintu, misalnya hanya ketua OJK atau Menteri Keuangan atau ketua Bursa Efek Indonesia yang boleh berbicara mewakili pemerintah mengenai MSCI," imbuhnya.
Dino menilai, pemerintah juga perlu menghentikan serangan buzzer terhadap MSCI dan menghindari penyebaran teori konspirasi.
Menurutnya, pendekatan tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan mendasar yang menjadi perhatian investor.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)