Grid.ID - Publik dikejutkan dengan kronologi mobil listrik tabrak beruntun 4 mobil di Blok M hingga melindas seorang pengemudi ojek online. Kondisi sopir saat kejadian pun akhirnya terungkap.
Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan kejadian tabrakan beruntun 4 buah mobil di kawasan Blok M. Akibat dari kejadian itu, seorang pengemudi ojek online terlindas dan mengalami luka-luka.
Dikutip dari KOMPAS.com pada Minggu (26/10/2026), HS, pengemudi ojek online mengalami luka usai terlindas oleh mobil listrik BYD. Dalam rekaman dashcam, tampak HS sempat menoleh ke arah mobil BYD yang menyenggol sepeda motornya.
HS kemudian terjatuh dari motor dan terlindas oleh mobil itu. Lalu, bagaimana kronologi mobil listrik tabrak beruntun ini?
Mobil listrik tersebut sempat menabrak bagian belakang mobil Brio dengan nopol B-2967-NGY. Mobil tersebut diketahui melaju searah.
Kemudian, mobil itu oleng ke arah kiri dan menyenggol sepeda motor Honda Beat A-3867-DD. Hal itu menyebabkan HS terjatuh dan terlindas.
Dua mobil lainnya pun juga ditabrak oleh mobil listrik BYD tersebut. HS, yang terlindas mobil pun sempat tergeletak di jalan.
Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati untuk segera mendapatkan perawatan medis. Pasalnya, dia mengalami patah tulang kaki serta luka lecet di bagian tubuhnya akibat terlindas mobil tersebut.
Sepeda motor milik HS pun mengalami kerusakan. Sedangkan, S, selaku pengemudi mobil listrik tersebut langsung diamankan oleh warga.
S ditarik keluar secara paksa oleh warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Ia bahkan sempat menerima pukulan dari warga yang menariknya keluar.
Sedangkan, dikutip dari Tribunnews pada Minggu (25/10/2026), polisi mengungkap hasil pemeriksaan S. Dari hasil pemeriksaan tes urine, S dinyatakan negatif dari pengaruh narkotika maupun alkohol.
Hal ini menunjukkan bahwa S dalam kondisi sadar secara penuh saat kejadian. Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengatakan bahwa S masih dalam pemeriksaan sebagai saksi.
Menurut polisi, S juga tidak menunjukkan upaya melarikan diri usai terjadi tabrakan. Polisi menyebut bahwa mobil S langsung berhenti tak jauh dari lokasi kejadian.
Mengenai S yang tetap memacu kendaraan usai tabrakan terjadi, hal itu diduga terjadi karena kepanikan berlebih. S diduga kehilangan kendali usai merasa kaget dan mobilnya oleng ke arah kiri.
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa mengungkap kronologi mobil listrik tabrak beruntun 4 mobil tersebut. Ia menyebut bahwa mobil sempat oleng ke arah kiri.
"Karena kurang hati hati dan konsentrasi, menabrak kendaraan Brio yang melaju searah di depanya, kemudian oleng ke kiri menabrak kendaraan Honda Beat," ujarnya.
Sedangkan, HS diketahui masih menjalani perawatan di ruang ICU dengan bantuan pernapasan. Dirinya diketahui telah menjalani operasi pada Sabtu (24/10/2026).
Sang istri, Rohayah (53), mengaku khawatir dengan biaya pengobatan sang suami yang harus ditanggung keluarga. Ia mengaku tak mampu untuk membayar biaya pengobatan suaminya.
Rohayah mengatakan bahwa sang suami kini menggunakan alat bantu pernapasan. Selain itu, HS juga menggunakan selang untuk makan.
"Belum biayanya, terus terang kalau soal biaya mah tentu tidak mampu," ujarnya.
Artikel Asli





Komentar (0)