Cerita Tarra Budiman Mendaki Gunung Rinjani: Mental Benar-benar Diuji

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Aktor Tarra Budiman membagikan pengalamannya saat mendaki Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Meski baru dua kali mendaki gunung, suami Gya Sadiqah itu mengaku mendapat pengalaman yang berkesan saat menjajal jalur pendakian Rinjani.

Tarra Budiman mengatakan, medan pendakian Rinjani berbeda dengan Gunung Merbabu yang sebelumnya ia pernah daki. Menurutnya, jalur Rinjani cenderung menanjak dan cukup menguras tenaga. Tantangan jug dirasakan Tarra saat melanjutkan perjalanan menuju puncak.

Ia menggambarkan jalur menuju puncak dipenuhi pasir dan kerikil berukuran besar, sehingga pendaki harus berjuang ekstra untuk mencapai tujuan.

“Setelah pos empat, masuk ke pos lima itu ada Bukit Penyesalan namanya. Di situ tuh akhirnya kekuatan fisik benar-benar diuji,” kata Tarra.

“Jadi memang mental benar-benar diuji banget, tapi overall semuanya worth it sih. Keindahannya ketika kita lihat, capeknya itu kesemuanya kebayar,” sambungnya.

Tarra Budiman soal Pengalaman Mendaki Gunung Rinjani

Tarra menyebut perjalanan mendaki Rinjani kali ini berlangsung selama tiga hari dua malam. Ia juga dibuat takjub dengan pemandangan alam yang bisa dinikmati dari jalur pendakian, termasuk panorama ke arah Bali.

“Ketika lu tahu betapa indahnya alam Indonesia, lu enggak akan tahu lagi yang namanya capek. So, indahnya itu tuh beyond,” ungkap Tarra.

Pengalaman lain yang tak terlupakan bagi Tarra adalah ketika berusaha mengejar matahari terbit atau sunrise dari puncak Rinjani. Ia mengaku sudah memulai pendakian sekitar pukul 02.00 WIB, tetapi belum berhasil mencapai puncak saat matahari mulai terbit sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

“Aku tuh di Merbabu dapat sunrise di atas. Nah, di Rinjani ini pengin ngejar sunrise-nya. Jadi begitu udah lari mau naik, ternyata kita enggak dapat. Karena memang waktu itu enggak cukup, padahal udah berangkat dari jam dua,” beber dia.

Meski belum berhasil mencapai puncak tepat waktu, Tarra tetap bisa menikmati pemandangan matahari terbit dari lokasi tempatnya berada. Pemandu pendakian juga mengingatkannya bahwa panorama sunrise tetap bisa dinikmati tanpa harus tiba di puncak.

“Guide kita udah ngasih tahu kalau, ‘Mas, enggak perlu sampai atas, dari sini kita udah bisa ngelihat indahnya sunrise.’ Dan di situ aku benar-benar ngelihat, aduh, cakep banget,” tutup Tarra.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Barcelona Ketiban Sial, Real Madrid Bawa Skuad Terbaik untuk El Clasico
• 11 jam lalu
0
thumb
Tes Kepribadian: Gambar Orang atau Pilar yang Kamu Lihat Pertama Kali? Ungkap Apakah Kamu Orang yang Impulsif
• 6 jam lalu
0
thumb
Pertamina Tambah Pasokan hingga Jam Operasional SPBU untuk Menjaga Ketersediaan BBM
• 15 jam lalu
0
thumb
Asian Para Games 2026 Resmi Berakhir, Kontingen Indonesia Raih 73 Medali
• 23 jam lalu
0
thumb
BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Masih Belum Padam, Kalteng Jadi Prioritas
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.