HARIAN.FAJAR.CO.ID, SANAA—Militer Yaman menyatakan bahwa pasukan mereka telah “menetralkan” 307 petempur dan komandan Houthi dalam 736 operasi selama 24 jam terakhir, serta menghancurkan atau merusak 68 kendaraan militer dan persenjataan.
Pihak militer menyebutkan bahwa operasi tersebut menyasar pusat komando, konsentrasi pasukan, bala bantuan, gudang senjata, dan jalur pasokan sebagai bagian dari ofensif “Fajar Yaman” (Dawn of Yemen).
Dikutip dari Anadolu, militer tidak merinci berapa jumlah anggota Houthi yang tewas atau terluka. Belum ada tanggapan langsung dari kelompok tersebut.
Di provinsi Taiz, wilayah barat daya, militer menyatakan telah menyerang pusat komando, posisi senjata berat, dan gudang senjata yang berlokasi di dalam sebuah hotel terbengkalai.
Militer menuduh kelompok Houthi mengubah hotel tersebut menjadi pos pengamatan dan posisi penembakan untuk mengancam kawasan permukiman serta mempertahankan pengepungan mereka terhadap kota tersebut.
Pasukan pemerintah juga melakukan serangan untuk meredam tembakan dari area itu, tambah mereka.
Pertempuran masih terus berlanjut di Taiz; pasukan pemerintah menguasai pusat kota, sementara kelompok Houthi baru-baru ini mencatatkan kemajuan di wilayah pedesaan dan pesisir.
Yaman telah dilanda konflik sejak kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi lainnya pada tahun 2014.
Hal ini memicu intervensi koalisi pimpinan Arab Saudi pada tahun 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.
Kelompok Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman bagian utara dan barat, sementara pasukan pemerintah beserta sekutunya menguasai Aden serta sebagian besar wilayah di provinsi-provinsi bagian selatan dan timur. (amr)






Komentar (0)