Aksi demonstrasi nasional yang melibatkan gerakan Rompi Kuning (Yellow Vests), serikat pekerja, serta pelajar sekolah menengah dan mahasiswa di Prancis berujung bentrokan dengan aparat keamanan pada Sabtu (24/10/2026). Demonstrasi yang berlangsung di Paris dan Marseille tersebut digelar untuk memprotes tingginya biaya hidup dan kenaikan harga bahan bakar. (REUTERS/Manon Cruz)
2/15Di Marseille, massa membakar sejumlah benda di tengah aksi unjuk rasa. Api terlihat berkobar di dekat papan bertuliskan “Ketidaksetaraan Kesempatan”. (REUTERS/Manon Cruz)
Sejumlah demonstran juga terlihat membawa bendera Prancis dan suar asap saat menyuarakan tuntutan mereka. (REUTERS/Manon Cruz)
4/15Sementara itu, situasi di Paris memanas ketika sejumlah demonstran bertopeng mendirikan barikade di tengah jalan dan berhadapan dengan polisi antihuru-hara. (REUTERS/Abdul Saboor)
Aparat kemudian bergerak membubarkan massa, termasuk dengan menggunakan meriam air untuk mengendalikan situasi. (REUTERS/Manon Cruz)
6/15Kementerian Dalam Negeri Prancis mencatat sekitar 110.000 orang menghadiri demonstrasi yang sebagian besar berlangsung damai sebelum ketegangan pecah di penghujung aksi. (REUTERS/Hannah McKay)
7/15Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa, sementara sejumlah demonstran melemparkan benda ke arah aparat. (REUTERS/Abdul Saboor)
8/15Dalam bentrokan tersebut, sejumlah demonstran berlindung di balik papan kayu lapis saat berhadapan dengan aparat. (REUTERS/Dylan Martinez)
9/15Seorang demonstran bertopeng yang membawa payung dan bendera Prancis terlihat bereaksi ketika polisi menyemprotkan meriam air ke arah massa. (REUTERS/Hannah McKay)
10/15Seorang petugas polisi antihuru-hara dilaporkan terluka dalam bentrokan tersebut. Sementara itu, personel pasukan elite Gendarmerie Nasional Prancis (GIGN) dikerahkan di Marseille untuk mendukung pengamanan demonstrasi. (REUTERS/Hannah McKay)
11/15Bentrokan juga diwarnai aksi perusakan fasilitas umum dan properti bisnis. Sejumlah demonstran menghancurkan etalase sebuah toko Audi di Paris. (REUTERS/Dylan Martinez)
12/15Di tengah situasi yang memanas, beberapa warga terlihat berlindung di dalam restoran cepat saji untuk menghindari kericuhan. (REUTERS/Hannah McKay)
13/15Untuk mengantisipasi meluasnya kerusuhan, otoritas Prancis mengerahkan lebih dari 10.000 personel polisi dan gendarme tambahan dibandingkan pengerahan pada 17 Oktober lalu. (REUTERS/Abdul Saboor)
14/15Demonstrasi ini menjadi sorotan di tengah meningkatnya keresahan masyarakat terhadap biaya hidup. REUTERS/Hannah McKay
15/15Massa turun ke jalan untuk menyuarakan persoalan standar hidup, sementara aparat keamanan berupaya mengendalikan situasi agar bentrokan tidak meluas ke wilayah lain. (REUTERS/Manon Cruz)





Komentar (0)