UMKM Forum Sulsel 2026 Dorong UMKM Naik Kelas

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — UMKM Squad Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan PW SEMMI Sulawesi Selatan, Bank Mandiri KCP Sungguminasa, dan PLUT Provinsi Sulawesi Selatan menggelar UMKM Forum Sulawesi Selatan 2026, Sabtu pagi, 24 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bank Mandiri Area 1, Jalan HOS Cokroaminoto No. 3, Makassar, tersebut mengangkat agenda sosialisasi produk perbankan sekaligus fasilitasi legalitas dan pelabelan halal bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan dibuka oleh Pimpinan Bank Mandiri KCP Sungguminasa, Yudi Foniman. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Bank Mandiri untuk terus mendampingi pelaku UMKM, khususnya dalam memenuhi kebutuhan permodalan dan pengembangan usaha.
Menurut Yudi, pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan akses pembiayaan, tetapi juga berbagai layanan perbankan yang dapat membantu pengelolaan dan pencatatan transaksi usaha.

“Kami akan terus mendampingi UMKM dalam memenuhi kebutuhan modal usaha, termasuk melalui Livin’ Merchant dan QRIS, tabungan emas, serta berbagai produk perbankan lainnya. Dengan demikian, UMKM dapat lebih mudah melakukan pencatatan dan memantau perkembangan usahanya,” ujar Yudi.

Mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Yusri, SE, M.Bns, turut membuka kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya peran Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Provinsi Sulawesi Selatan dalam pembinaan dan pemberdayaan UMKM.

Yusri mengatakan, pendampingan terhadap UMKM terus dilakukan agar pelaku usaha mampu mengembangkan bisnisnya hingga benar-benar mandiri.

“Sebagai konsultan di PLUT Sulsel, program pembinaan terus kami laksanakan agar UMKM dapat mengembangkan usahanya sampai benar-benar mandiri. Dengan adanya kolaborasi program ini, kami juga mengapresiasi semangat anak-anak muda di PW SEMMI Sulsel dalam melakukan pendampingan bagi UMKM untuk memperoleh sertifikat halal produk,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kuota sertifikasi halal yang tersedia sebelumnya telah terpenuhi. Namun, melalui dukungan SI Halal Center, terdapat tambahan kuota yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM.

“Kuota kami juga sudah habis. Alhamdulillah, SI Halal Center memberikan kuota tambahan untuk pelabelan halal. Adanya komunitas UMKM Squad Sulsel juga membantu kami mendata pengusaha UMKM mana yang masih membutuhkan. Selanjutnya, program ini akan kami lanjutkan ke seluruh kabupaten/kota dengan pembagian kuota secara adil,” jelas Yusri.

Sementara itu, Ketua PW SEMMI Sulsel, Andi Muhammad Idik Indra, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis untuk hadir memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, kader SEMMI tidak cukup hanya aktif menyuarakan persoalan sosial, pemerintahan, maupun politik, tetapi juga perlu memiliki keterampilan dan kapasitas yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami ingin kader-kader SEMMI tidak hanya aktif berbicara mengenai persoalan masyarakat, pemerintah, dan politik, tetapi juga memiliki keterampilan dan kapasitas yang bisa digunakan untuk memberikan manfaat. Ketika kita bisa membantu UMKM mendapatkan akses pendampingan, sertifikasi halal produk, pembiayaan, dan jaringan usaha, di situlah kehadiran mahasiswa benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Andi.

Ketua Umum UMKM Squad Sulawesi Selatan, Lia Kamaruddin, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menilai fasilitasi sertifikat halal secara gratis merupakan langkah konkret dalam membantu UMKM meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi program fasilitasi sertifikat halal gratis bagi UMKM, khususnya bagi member kami di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Program ini merupakan langkah nyata untuk mendorong UMKM naik kelas, semakin mandiri, dan berdaya saing,” ujar Lia.

Lia berharap sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM di Sulawesi Selatan.

Selain aspek legalitas dan sertifikasi halal, ia juga menekankan pentingnya pencatatan keuangan serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan usaha.

“Kami berharap sertifikasi halal gratis ini semakin meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pengusaha UMKM. Tentu saja, hal itu perlu dibarengi dengan pencatatan alur keuangan usaha. Melalui Livin’ Merchant, kami melihat UMKM sangat terbantu karena penggunaannya mudah,” tutup Lia.

Kolaborasi antara UMKM Squad Sulsel, PW SEMMI Sulsel, Bank Mandiri, dan PLUT Sulsel tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem UMKM, mulai dari aspek legalitas, sertifikasi halal, pembiayaan, digitalisasi transaksi hingga perluasan jaringan usaha.

Melalui sinergi berbagai pihak, UMKM di Sulawesi Selatan diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh, mandiri, dan semakin kompetitif di pasar yang lebih luas. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Leo/Daniel kandas di semifinal French Open 
• 19 menit lalu
0
thumb
Masa Depan Luciano Spalletti di Juventus dan Sikap Giovanni Carnevali
• 39 menit lalu
0
thumb
Pesawat Tempur AS Ini Dijuluki Babi Hutan Berkutil, Kenapa?
• 19 jam lalu
0
thumb
3 Karakter Drakor Final Table Ini Siap Berkompetisi Meraih Gelar Koki Terbaik
• 20 jam lalu
0
thumb
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Perdagangan Indonesia Catat Sejumlah Capaian
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.