Hanura Siapkan Kader untuk Pilkada 2031, Targetkan Dua Kepala Daerah di Sulawesi Tenggara

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mulai mempersiapkan kader-kader potensial untuk bersaing memperebutkan jabatan kepala daerah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2031 melalui konsolidasi organisasi, pembenahan internal, dan penguatan mesin politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Ketua Tim Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, Patrice Rio Capella, mengatakan persiapan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesiapan kader yang berpotensi menduduki jabatan eksekutif di daerah, termasuk di Provinsi Sulawesi Tenggara.

"Hanura hari ini berbenah, kemudian melakukan konsolidasi total dan akan mempersiapkan para kadernya yang punya potensi untuk bisa menjadi atau menempatkan dirinya di kursi eksekutif," kata Rio Capella dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Rio menghadiri konsolidasi bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta anggota DPRD dari Partai Hanura se-Sulawesi Tenggara.

Kegiatan konsolidasi tersebut berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (23/10/2026), sebagai bagian dari agenda penguatan organisasi partai menghadapi kontestasi politik mendatang.

Hanura Evaluasi Kegagalan Tempatkan Kader sebagai Kepala Daerah

Rio Capella mengakui bahwa pada periode sebelumnya Partai Hanura belum berhasil menempatkan kadernya pada jabatan kepala daerah di tingkat kabupaten maupun kota di Sulawesi Tenggara.

Kondisi tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi internal partai untuk memperbaiki strategi kaderisasi dan mempersiapkan calon kepala daerah secara lebih terencana.

Menurut Rio, salah satu penyebab belum berhasilnya Hanura meraih jabatan eksekutif daerah adalah kurangnya persiapan kader dalam menghadapi kontestasi Pilkada sebelumnya.

"Bahwa yang kemarin kita belum mendapatkan kursi atau menempatkan kader di eksekutif, memang menurut saya kadernya belum ada waktu itu ya. Tidak dipersiapkan untuk menghadapi pemilu eksekutif atau pilkada," ujarnya.

Berdasarkan evaluasi tersebut, Hanura berencana melakukan persiapan lebih awal agar kader potensial memiliki waktu yang cukup untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan politik.

Rio menjelaskan bahwa keberhasilan partai dalam menempatkan kader pada jabatan kepala daerah tidak hanya bergantung pada kekuatan organisasi, tetapi juga proses kaderisasi yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, Hanura akan memperkuat pembinaan kader sekaligus melakukan pemetaan terhadap figur-figur yang dinilai memiliki peluang untuk bersaing dalam pemilihan kepala daerah.

Hanura Targetkan Satu hingga Dua Kepala Daerah pada Pilkada 2031

Partai Hanura menargetkan dapat mendorong satu hingga dua kader potensial untuk meraih jabatan kepala daerah di Sulawesi Tenggara pada Pilkada 2031.

Untuk mencapai target tersebut, partai akan melakukan identifikasi kader melalui survei serta proses pematangan politik sebelum pelaksanaan pemilihan.

Survei tersebut direncanakan menjadi salah satu metode untuk memperoleh gambaran mengenai potensi, peluang, dan kesiapan kader menghadapi persaingan politik di daerah.

Selain mengandalkan hasil survei, Hanura juga akan memberikan waktu bagi kader potensial untuk mempersiapkan diri dan memperkuat posisi politiknya.

"Melalui survei dan persiapan menuju Pemilu 2029 dan Pilkada 2031, saya meyakini ada satu, mungkin dua, bisa kita dorong untuk diambil," katanya.

Rio optimistis bahwa konsolidasi organisasi dan pembenahan kaderisasi sejak dini dapat membuka peluang bagi Hanura untuk menempatkan kader pada jabatan eksekutif daerah.

Pemilu 2029 juga dipandang sebagai tahapan penting untuk memperkuat posisi politik partai sebelum menghadapi Pilkada 2031.

Melalui persiapan tersebut, Hanura berupaya membangun kekuatan organisasi sekaligus meningkatkan kesiapan kader dalam menghadapi persaingan politik tingkat daerah.

Konsolidasi Hanura di Sulawesi Tenggara Capai 80 hingga 90 Persen

Selain mempersiapkan calon kepala daerah, Hanura terus memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan sebagai bagian dari konsolidasi nasional menjelang Pemilu 2029.

Rio mengungkapkan bahwa Sulawesi Tenggara merupakan provinsi ke-25 yang dikunjungi Tim Task Force DPP Partai Hanura dalam rangkaian agenda konsolidasi organisasi.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan kepengurusan partai sekaligus memperkuat koordinasi antara DPP dan jajaran pengurus di daerah.

Berdasarkan laporan yang diterima dari pengurus daerah, pembentukan struktur kepengurusan Partai Hanura di tingkat kecamatan telah mencapai sekitar 80 hingga 90 persen.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar kepengurusan tingkat kecamatan telah terbentuk, meskipun masih terdapat sejumlah wilayah yang perlu menyelesaikan proses pembentukan organisasi.

Rio berharap seluruh struktur kepengurusan Hanura di tingkat kecamatan dapat terbentuk sepenuhnya pada akhir November 2026.

Penyelesaian struktur organisasi tersebut menjadi salah satu target partai agar proses konsolidasi dapat berjalan lebih optimal dan persiapan menghadapi Pemilu 2029 semakin terarah.

Hanura Perkuat Mesin Politik Jelang Pemilu 2029

Penguatan kepengurusan hingga tingkat kecamatan menjadi bagian dari strategi jangka panjang Partai Hanura dalam meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai agenda politik nasional maupun daerah.

Rio menilai struktur organisasi yang kuat diperlukan untuk mendukung kerja politik partai, termasuk dalam mempersiapkan kader yang akan bersaing pada pemilihan legislatif dan kepala daerah.

Melalui konsolidasi menyeluruh, Hanura berupaya memastikan jaringan kepengurusan partai dapat bekerja secara lebih terkoordinasi di berbagai wilayah.

Partai tersebut juga berharap pembenahan organisasi dan penguatan kaderisasi dapat mendukung peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

Selain memperkuat keterwakilan di lembaga legislatif, persiapan tersebut diarahkan untuk membuka peluang bagi kader Hanura agar mampu bersaing dalam Pilkada 2031.

Dengan menggabungkan penguatan struktur organisasi, evaluasi kaderisasi, pelaksanaan survei, dan pematangan politik sejak dini, Hanura berupaya meningkatkan kesiapan partai menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2031, khususnya di Sulawesi Tenggara.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pasokan Kedelai Impor di Surakarta Aman, Harga Naik 14,5 Persen dan Keuntungan Perajin Tahu Tempe Menipis
• 4 jam lalu
0
thumb
Tasya Farasya Sindir Mantan Suami, Sang Selebgram Geram Masih Menanggung Beban yang Ditinggalkan Ahmad Assegaf
• 15 jam lalu
0
thumb
Ayah Ibu Mohon Siaga, Riset Ungkap ChatGPT Belum Aman 100% Buat Anak
• 13 jam lalu
0
thumb
Sarwendah Laporkan 46 Akun Medsos dan Beberapa Influencer, Ngaku Temukan Aliran Dana Diduga dari RO: Kami Akan Telusuri
• 14 jam lalu
0
thumb
Polemik Ijazah Gibran, PSI Curiga Ada Agenda Jatuhkan Prabowo | ROSI
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.