jakarta.jpnn.com - Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Muhammad Natsir mengapresiasi ajakan persatuan yang disampaikan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Menurutnya, semangat persatuan menjadi modal penting dalam menguatkan agenda kedaulatan ekonomi dan pembangunan nasional.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Mencurigai Perusahaan Asing Penyebab Karhutla
Natsir menegaskan kedaulatan pasar modal merupakan bagian penting dari kedaulatan ekonomi bangsa.
Menurut dia, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi the next leader market di kawasan Asia Pasifik.
BACA JUGA: 2 Tahun Prabowo-Gibran, Fondasi Ekonomi Menguat, Investasi Terus Tumbuh
Namun, potensi tersebut harus ditopang kemampuan negara dalam mengatur, mengawasi, dan memastikan pasar modal berjalan sesuai dengan kepentingan nasional.
“Pasar modal harus dibangun dengan tata kelola yang kuat, transparan dan akuntabel, sekaligus mampu melindungi kepentingan investor dan perekonomian Indonesia,” kata Natsir di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).
BACA JUGA: Presiden Prabowo Minta KSP Listyo Sigit Kawal Program Strategis Pemerintah
Menurut Natsir, semangat kedaulatan tidak boleh berhenti pada satu sektor. Prinsip tersebut harus menjadi landasan dalam seluruh agenda pembangunan nasional, mulai dari pengelolaan sumber daya alam hingga penguatan pasar modal.
Dia menjelaskan kekayaan sumber daya alam dan kekuatan pasar keuangan harus ditempatkan sebagai instrumen strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Menurut Natsir, Indonesia tidak boleh sekadar menjadi pasar bagi kepentingan global, tetapi harus mampu menentukan arah dan masa depan ekonominya sendiri.
Dalam konteks tersebut, Natsir menilai langkah Presiden Prabowo Subianto yang tetap teguh dan konsisten menakhodai Indonesia menuju negara yang berdaulat merupakan arah kepemimpinan yang patut didukung.
“Visi besar tentang kemandirian dan kedaulatan bangsa membutuhkan keberanian, konsistensi, serta kebijakan strategis yang mampu menempatkan kepentingan nasional di atas segala kepentingan lainnya,” tegas Natsir.
Natsir juga mengapresiasi peran Sufmi Dasco Ahmad yang dinilainya mampu menangkap visi besar Presiden Prabowo secara cermat dan strategis, termasuk melalui ajakan untuk menjaga persatuan.
Menurutnya, keselarasan antara visi kepemimpinan nasional dan langkah politik yang tepat menjadi modal penting untuk memastikan agenda kedaulatan dapat berjalan secara nyata.
“Indonesia harus berani berdaulat atas sumber daya alamnya, berdaulat dalam mengelola pasar modalnya, dan percaya diri menjadi kekuatan ekonomi utama di Asia Pasifik,” kata Natsir. (Jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Ragil





Komentar (0)