Yusril: Setiap kebijakan publik harus berorientasi pada masyarakat

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengingatkan setiap kebijakan publik yang dikoordinasikan dan pelayanan yang diberikan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan berdampak.

“Setiap rumusan yang kita susun, setiap kebijakan yang kita koordinasikan, setiap layanan yang kita berikan harus berujung pada manfaat yang nyata yang dirasakan oleh masyarakat,” ujar Yusril kepada para jajarannya dalam penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN), di Jakarta, Rabu (21/10), seperti dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Dalam kesempatan tersebut, Yusril pun memberikan arahan mengenai pentingnya penguatan kapasitas, profesionalisme, dan kebersamaan ASN dalam menjalankan peran strategis Kemenko Kumham Imipas.

Yusril menyampaikan perjalanan dua tahun Kemenko Kumham Imipas merupakan fase penting dalam membangun fondasi kelembagaan, memperkuat koordinasi, dan membentuk jati diri organisasi.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas kementerian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga melalui kerja sama dan keselarasan langkah seluruh jajaran.

Ia menegaskan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian ASN Kemenko Kumham Imipas, yakni memperkuat sinergi antarlini kerja, meningkatkan kualitas pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjaga kebersamaan dan sikap saling mendukung dalam menjalankan tugas organisasi.

Dia menekankan bahwa tidak ada satu bagian pun yang bisa berjalan sendiri-sendiri lantaran setiap keberhasilan, kemajuan, dan pencapaian, baik di kedeputian maupun kesekretariatan, merupakan kemajuan Kemenko Kumham Imipas secara utuh.

"Mari hilangkan sekat-sekat komunikasi dan selesaikan setiap tantangan secara bersama-sama,” kata Yusril menegaskan.

Lebih lanjut, dia menilai peningkatan kualitas ASN harus tercermin dalam pelaksanaan tugas yang profesional, teliti, dan bertanggung jawab.

Selain penguatan profesionalisme, dirinya juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan saling mendukung.

Keberagaman latar belakang, pengalaman, serta keahlian ASN diharapkan ia menjadi kekuatan dalam meningkatkan efektivitas koordinasi di bidang hukum, HAM, imigrasi, dan pemasyarakatan.

“Dua tahun bukanlah waktu yang lama, namun cukup untuk membuktikan bahwa kekuatan terbesar Kemenko Kumham Imjpas bukan pada bangunan lembaga ini melainkan pada kebersamaan dan pengabdian,” ujar Yusril pula.

Kemenko Kumham Imipas menyelenggarakan Penguatan Kapasitas ASN dalam rangka mewujudkan Sinergi untuk Keadilan, Indonesia Bermartabat.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan puncak peringatan Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas Tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat profesionalisme, integritas, kebersamaan, dan komitmen pengabdian seluruh jajaran.

Acara diawali dengan laporan Sekretaris Kemenko Kumham Imiaps Andika Dwi Prasetya selaku Ketua Panitia Hari Bakti ke-2. Dalam laporannya, ia menyampaikan berbagai capaian kegiatan yang telah dilaksanakan sejak 1 Oktober 2026 sebagai upaya memperkuat solidaritas internal sekaligus menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi lomba desain logo, lomba karya literasi yang diikuti 490 peserta, donor darah yang berhasil mengumpulkan 111 kantong darah, serta penyuluhan hukum bertema Kenali Hukumnya, Jaga Dirimu, di lima sekolah menengah atas di Jakarta dan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan di Tangerang, Banten.

Selain itu, turut diselenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis dan forum diskusi kerja sama lintas sektor dalam mendukung satuan kerja keimigrasian dan pemasyarakatan.

“Rangkaian Hari Bakti ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi seluruh jajaran Kemenko Kumham Imipas dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” ujar Andika.

Kegiatan turut diisi dengan peluncuran Mars Kemenko Kumham Imipas. Mars tersebut diharapkan menjadi simbol identitas organisasi sekaligus penguat semangat integritas, loyalitas, profesionalisme, dan pengabdian seluruh jajaran.

Kemenko Kumham Imipas juga menyerahkan piagam Satya Lencana Karya Satya kepada perwakilan pegawai, cenderamata bagi pegawai purnatugas, serta penghargaan kepada instansi dan sekolah yang telah mendukung rangkaian Hari Bakti ke-2.

Agenda dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba desain logo dan karya literasi, bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan pegawai dan tenaga pendukung.

Baca juga: Kemenhub-Kemenko IPK perkuat kapasitas ASN demi konektivitas nasional

Baca juga: Kemenpar gelar pelatihan untuk perkuat kapasitas ASN


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ratusan Polisi dan POM TNI Kembali Gerebek Kampung Ambon, Sita Sejumlah Sajam dan Pistol
• 17 jam lalu
0
thumb
Nathalie Holscher Tampil sebagai DJ di Pontianak, Sumbangkan Seluruh Honor untuk Korban Karhutla
• 9 jam lalu
0
thumb
Boccia rebut emas ke-15 bagi kontingen Indonesia
• 16 jam lalu
0
thumb
Viral Siswi SMP Diduga Dicekoki Minuman Racikan oleh Kakak Kelas, Polisi Usut
• 9 jam lalu
0
thumb
ARSSI Akui Ada Lonjakan Pasien Rawat Jalan Gangguan ISPA di Daerah Terdampak Karhutla
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.