Fenomena Jakarta Lebih Panas, Ahli Ungkap Posisi Matahari Tepat di Atas Pulau Jawa

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Pada Oktober, posisi matahari yang berada tepat di atas Pulau Jawa membuat intensitas radiasi matahari yang diterima permukaan meningkat.

Walaupun demikian, dampaknya terhadap cuaca tidak sama di semua tempat: Jakarta cenderung lebih panas, sedangkan Bogor masih berpeluang diguyur hujan.

Hal itu dijelaskan dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University, Sonni Setiawan, SSi, MSi.

BACA JUGA:Apa Itu Urban Heat Island? Fenomena yang Bikin Jakarta Makin Panas

Ia menyebut posisi matahari pada periode tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kenaikan suhu permukaan di Pulau Jawa. 

“Radiasi gelombang pendek dari matahari yang diterima permukaan dapat meningkatkan suhu permukaan, terutama ketika tutupan awan tidak cukup menghalangi radiasi tersebut,” ujar Sonni.

BACA JUGA:Fenomena Gerhana Matahari Bakal Terjadi 2027, Catat Jadwal dan Lokasi Pengamatannya

Mengapa Jakarta Lebih Panas?

Kenaikan suhu terasa terutama di kawasan perkotaan seperti Jakarta yang didominasi bangunan dan jalan beraspal.

Sonni menjelaskan, perubahan tutupan lahan tersebut memengaruhi kemampuan permukaan dalam menyerap dan menyimpan panas.

“Dengan menurunnya kapasitas panas permukaan, pemanasan akibat radiasi matahari dapat menyebabkan kenaikan suhu permukaan yang lebih besar. Dampaknya, radiasi gelombang panjang yang dipancarkan kembali oleh permukaan juga meningkat,” jelasnya.

Keberadaan uap air dan polusi udara turut berkontribusi dalam penyerapan energi radiasi gelombang panjang dari permukaan bumi ke atmosfer. 

“Semakin banyak energi yang diserap gas dan partikel tertentu, semakin besar radiasi gelombang panjang dari bumi yang diserap sehingga potensi energi itu tertahan sebelum dilepaskan kembali. Proses ini berkaitan dengan efek rumah kaca yang dapat meningkatkan suhu udara di kawasan perkotaan,” urainya.

BACA JUGA:Suyudi Janji Benahi Fenomena 'No Viral No Justice': Lapor Polisi Tak Perlu Tunggu Viral

Mengapa Bogor Masih Hujan?

Sementara itu, wilayah yang sama-sama menerima pemanasan matahari dapat mengalami cuaca berbeda.

Fenomena El Nino yang berlangsung tahun ini turut memengaruhi pembentukan awan dan distribusi hujan dalam skala besar.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hadiri BBNKT Award 2026, Wamensos Apresiasi Karang Taruna & Siswa Sekolah Rakyat
• 14 jam lalu
0
thumb
Global Sevilla School Gaet Dr Asheena Baez Dorong Strengths-Based Parenting
• 4 jam lalu
0
thumb
Tiga Rekomendasi Hotel Dekat PTC Surabaya, Harga Mulai Rp280 Ribuan
• 16 jam lalu
0
thumb
BEI catat sembilan perusahaan antre IPO hingga Oktober 2026
• 22 jam lalu
0
thumb
Kapasitas Cloud Computing Amazon Web Services Sold Out hingga 2027
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.