Surabaya, tvOnenews.com — Siswa SD Muhammadiyah 11 Surabaya mengenakan pakaian khas santri saat mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional pada 22 Oktober. Para siswa mengenakan sarung dan kopiah, sedangkan siswi menggunakan busana muslimah panjang.
Penerapan pakaian khas santri tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memperkenalkan tradisi santri kepada siswa sejak dini. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengajak siswa memahami sejarah perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Mursiah, S.Ag., M.Pd., mengatakan sarung merupakan bagian dari tradisi santri yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan dan perjuangan melawan penjajahan.
"Kegiatan ini kami laksanakan untuk menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap identitas keislaman sekaligus mengenang jasa para santri yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan. Melalui mengenakan sarung dan kopiah, kami ingin anak-anak merasakan langsung bagaimana sosok santri itu, sederhana, namun bermartabat, berilmu, dan berjiwa pejuang. Harapannya, semangat Resolusi Jihad itu tidak hanya menjadi sejarah, tetapi terus hidup dalam semangat belajar dan kebaikan mereka sehari-hari," kata Mursiah.
Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang peran santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Peringatan ini berkaitan dengan Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945 untuk mendorong umat Islam mempertahankan kemerdekaan dari ancaman kembalinya kekuasaan kolonial.
Bagi Alicio, siswa kelas 1 SD Muhammadiyah 11 Surabaya, mengenakan sarung dan kopiah menjadi pengalaman tersendiri. Ia mengaku senang meski sempat mengalami kesulitan saat pertama kali memakai sarung.
"Senang sekali hari ini pakai sarung dan kopiah. tadi yang mamakaikan mama saya. Saya jadi semangat untuk selalu rajin belajar dan berdoa. Semoga saya bisa jadi anak yang berguna bagi agama dan negara," ungkap Alicio.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada tradisi santri sekaligus diajak mengenal nilai-nilai perjuangan yang menjadi bagian dari sejarah Hari Santri Nasional. (gol)





Komentar (0)