WCCE 2026 Capai Kesepakatan Pengembangan Ekraf Tingkat Global

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Sektor ekonomi kreatif Indonesia (Ekraf) berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga 7,38 persen dan berkontribusi 9,5 persen dari total realisasi investasi nasional. Sektor Ekraf mampu menyerap 27,4 juta pekerja.

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) memfasilitasi perkembangan pesat ini melalui World Conference on Creative Economy atau WCCE yang mengangkat tema Inklusivitas Kreatif dan Keberlanjutan Kolektif. 

Acara tersebut digelar di Hotel Kempinski, Jakarta pada 21 hingga 23 Oktober 2026. WCCE diikuti oleh lebih dari 80 negara dan turut diikuti oleh WIPO, UNDESA, UNESCO, OECD, dan ASEAN.

"Alhamdulillah kita telah mencapai kesepakatan atas sebuah dokumen, dokumen bersama, yang diberi nama Jakarta Vision for Creative Economy. Dokumen ini selanjutnya akan dibawa ke New York untuk disampaikan dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tentunya dengan dukungan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dan diperjuangkan untuk menjadi resolusi PBB. Ini adalah kontribusi Indonesia dalam mendorong penguatan ekonomi kreatif di tingkat global," kata Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya, dalam program Metro Siang Metro TV, Sabtu, 24 Oktober 2026.
 

Baca Juga :

WCCE 2026 Bidik Resolusi Ekonomi Kreatif


Jakarta Vision mencakup empat pilar utama, yakni pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan yang berpusat pada manusia, pembangunan berkelanjutan dan desain regeneratif, perlindungan kekayaan intelektual serta hak pekerja kreatif, dan penguatan ekosistem ekraf yang inklusif.

Selain keempat pilar tersebut, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya penguatan akses pendanaan, pembiayaan, dan investasi bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

WCCE juga menghadirkan sesi pendampingan, presentasi bisnis, lokakarya, hingga business matchmaking yang mempertemukan pelaku usaha dengan investor, mitra bisnis, dan pasar internasional.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Nurdin Halid, Fadil Imran, IMB hingga Kapolda Sulsel Adu Padel di Makassar
• 4 jam lalu
0
thumb
Bingkai Sepekan: Puncak Krisis Karhutla hingga Gejolak Pasar Saham
• 9 jam lalu
0
thumb
Catat Pengalihan Lalu Lintas saat Jakarta Running Festival
• 17 jam lalu
0
thumb
Cerita Dian Sandi Dapat Foto Ijazah Jokowi hingga Diunggah ke Medsos
• 3 jam lalu
0
thumb
Pemprov Sumut: Neraca beras Sumut hingga Oktober surplus 27.633 ton
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.