Jakarta, VIVA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), menyampaikan bahwa pesawat udara milik PT. Asian One Air jenis Cessna 208B dengan registrasi PK-LTF mengalami insiden saat mendarat di Bandar Udara Bilorai Kecamatan Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua Tengah, pada Sabtu (24/10).
Pesawat tersebut melayani penerbangan perintis penumpang dengan rute Timika - Sugapa. Pesawat berangkat dari Timika pukul 07.40 WIT dan tiba di Sugapa pukul 08.38 WIT.
Berdasarkan laporan, proses pendaratan pesawat pada landas pacu (runway) 09 awalnya berlangsung normal. Namun, saat menyentuh landasan, pesawat dilaporkan bergerak ke arah kiri hingga keluar dari landas pacu dan berhenti di area rerumputan di sisi landasan.
Dalam kejadian tersebut, seluruh penumpang di dalam pesawat atau Person on Board (POB), yang terdiri atas delapan penumpang dan dua awak pesawat, dilaporkan selamat. Sementara itu, pesawat mengalami kerusakan pada bagian roda utama.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan awal kejadian serta pengumpulan informasi teknis di lokasi.
“Prioritas kami saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak pesawat serta melakukan penanganan awal sesuai prosedur. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan guna mengetahui lebih lanjut kejadian ini,” ujar Lukman di Jakarta dalam keterangan resminya,
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke untuk penanganan kejadian dan pendampingan di lokasi. Koordinasi dengan manajemen PT Asian One Air juga terus dilakukan untuk memperoleh data teknis terkait pesawat.
Sementara itu, berdasarkan koordinasi pengelola Bandar Udara Bilorai dan Airnav Indonesia, beberapa penerbangan menuju Sugapa akan dialihkan kembali atau Return to Base (RTB) ke Timika.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus memantau perkembangan penanganan kejadian dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah data dan fakta tambahan diperoleh serta diverifikasi.(RA/NR)






Komentar (0)