Badai Austen Hancurkan Inggris, A380 Oleng-Susah Landing di Heathrow

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: (Tangkapan Layar Instagram/elemer.aviation)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lebih dari 10.000 rumah terpaksa mengalami pemadaman listrik saat Badai Austen terus mengamuk dan menghantam wilayah selatan Inggris serta Wales. Cuaca buruk yang sangat ekstrem ini diprediksi masih akan terus berlanjut hingga akhir pekan.

Mengutip BBC, Sabtu (24/10/2026), badai pertama pada musim ini membawa hembusan angin kencang hingga 84 mil per jam (135 km/jam) ke wilayah Jersey. Tidak hanya itu, mengutip informasi dari unggahan Instagram Elemer Aviation, cuaca ganas ini bahkan membuat pesawat raksasa A380 milik maskapai Singapore Airlines mengalami kesulitan luar biasa saat mencoba mendarat di Bandara Heathrow London.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampa pesawat bongsor itu sampai oleng saking kuatnya terpaan angin akibat badai, sebelum akhirnya berhasil mendarat.


Di wilayah selatan Inggris, cuaca liar ini mengacaukan lalu lintas karena pohon-pohon tumbang memblokir jalur kereta api dan jalan raya. Layanan feri antara Inggris dan Prancis juga terpaksa dibatalkan, sementara pihak National Rail memperingatkan bahwa banyak rute kereta api kini beroperasi dengan kecepatan yang jauh lebih lambat akibat risiko keselamatan. Di kota Horsham, sebuah mobil bahkan rusak parah akibat tertimpa pohon tumbang, meski pengemudinya dilaporkan selamat tanpa terluka.

Hantaman gelombang laut yang ganas juga merusak sebagian dari struktur ikonik West Pier di Brighton yang pertama kali dibuka pada tahun 1866 dan ditutup untuk publik sejak 1975. Reruntuhan struktur bersejarah tersebut ambruk dan tersapu ke lautan lepas. Penduduk yang tinggal tepat di seberang bangunan tersebut, Stephen Royle, mengaku sangat terkejut melihat seberapa banyak bagian dermaga yang hancur.

"Ombak yang bergulung masuk sangat besar," ungkapnya.

Baca: Kebakaran Lahan Menjadi-jadi, Gunung-Gunung RI Ikut Hangus Terbakar

Menjelang puncak badai pada hari Kamis sore, beberapa keluarga juga telah dievakuasi dari sebuah taman liburan di Perranporth, Cornwall. Salah seorang warga, Hannah Dawson-Turk, menceritakan kengerian tersebut dari sebuah kamar hotel di dekat lokasi kejadian.

"Malam sebelumnya, rasanya seperti karavan kami akan terkoyak," tuturnya.

"Badai di luar sekarang sangat bising, dan ombaknya terlihat sangat besar dari jendela kami."

Pihak National Grid mengeklaim para teknisinya telah memulihkan pasokan listrik ke lebih dari 60.000 properti sejak Badai Austen bergulir. Badai ini juga memaksa seluruh sekolah di Jersey dan Guernsey serta beberapa sekolah di wilayah Cornwall untuk ditutup total. Di Kepulauan Channel, kelangkaan pasokan makanan segar bahkan diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari mendatang akibat terhentinya layanan logistik feri dari pihak operator (Co-op).

"Jarang sekali kami mendapatkan tingkat gangguan seperti ini akibat badai yang menumpuk begitu cepat dan mungkin sedikit lebih berat daripada yang harus kami hadapi di masa lalu," kata Cox.

Baca: Potret Taiwan Berantakan Diterjang Topan Champi, Ratusan Warga Korban

Kepala Jersey Met, Paul Aked, mencatat bahwa wilayah Guernsey diterjang hembusan angin berkecepatan hingga 76 mil per jam (122 km/jam) yang setara dengan badai dahsyat skala kekuatan sembilan. Bandara Jersey memutuskan untuk menangguhkan jadwal penerbangan setidaknya hingga pukul 17:00, sementara papan keberangkatan di Bandara Exeter menunjukkan banyak status pembatalan. Cornwall Airport Newquay turut memperingatkan penumpang untuk memeriksa status penerbangan mereka ke pihak maskapai sebelum bepergian.

Ancaman rupanya belum usai, karena Inggris akan kembali digempur oleh angin kencang dan hujan lebat pada hari Sabtu dari susulan Badai Boelo. Kantor cuaca Met Office telah menetapkan peringatan kuning tua (amber) untuk angin kencang yang berlaku dari pukul 21:00 BST hari Sabtu hingga 21:00 BST hari Minggu. Area peringatan darurat ini mencakup sebagian besar wilayah Skotlandia (kecuali Northern Isles), Inggris utara, serta ujung utara Irlandia Utara. Kecepatan angin diperkirakan mencapai 60-70 mil per jam, dan bahkan bisa menyentuh 80 mil per jam di daerah pesisir yang terbuka serta memicu kekacauan fatal di dataran rendah (Central Lowlands).

Peringatan angin berstatus kuning biasa juga diterapkan untuk menutupi kawasan Orkney serta sisa wilayah Irlandia Utara dan Inggris utara dengan potensi kecepatan angin 55-75 mil per jam. Selain pusaran angin kencang, hujan lebat yang turun secara terus-menerus akan secara signifikan meningkatkan risiko genangan air dan banjir lokal yang meluas. Met Office mengimbau seluruh masyarakat untuk mengemudi dengan sangat hati-hati, mengamankan barang-barang di luar rumah seperti tempat sampah dan trampolin, serta secara khusus menyarankan penduduk di pesisir agar tetap berada di dalam rumah untuk berlindung.

Di tengah gempuran badai ini, pemerintah Inggris juga merilis anjuran umum yang mendesak setiap rumah tangga untuk segera menimbun makanan kaleng dan air minum kemasan sebagai pasokan logistik selama tiga hari ke depan. Hal ini dirancang agar warga siap menghadapi berbagai potensi krisis seperti perang, serangan siber, atau bencana alam lanjutan. Kebijakan darurat ini menyusul peringatan dari National Audit Office pada bulan lalu yang menyoroti kerentanan rantai pasokan makanan Inggris terhadap krisis iklim, di mana Departemen Lingkungan Hidup, Pangan, dan Urusan Perdesaan (DEFRA) dinilai masih belum berbuat cukup banyak untuk membangun ketahanan pangan domestik.

"Ini bukan tentang pembelian panik, ini tentang mengambil tindakan masuk akal untuk memiliki cukup persediaan di rumah guna membantu Anda jika terjadi situasi yang sulit," pungkas Burnham.

Baca: Semua Tanda Bahaya Menyala Ancam RI, Puncaknya 2 Bulan Lagi
Pesawat Airbus A380 Singapore Airlines melakukan pendaratan menyamping di Bandara London Heathrow. (Tangkapan Layar Instagram/elemer.aviation) Foto: (Tangkapan Layar Instagram/elemer.aviation)


(tps/tps)
Saksikan video di bawah ini:
Video: El Nino Menguat, Indonesia Masuk Negara Paling Terdampak

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Sebut Karhutla sebagai “Terorisme Lingkungan”
• 19 jam lalu
0
thumb
Program Member Get Member BRI untuk Nasabah Premium
• 23 jam lalu
0
thumb
Raja Yordania Abdullah II Jenguk Korban Penembakan Gereja Hamoud di Karak
• 4 jam lalu
0
thumb
5 Cara Mengenali Orang dengan Kepercayaan Diri Tinggi dalam Percakapan
• 1 jam lalu
0
thumb
Lantik Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Titip Sejumlah Pekerjaan Rumah
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.