China, VIVA – Chery mulai merambah pasar sepeda motor listrik dengan menyiapkan sejumlah model baru yang mengusung teknologi berbeda. Pabrikan asal China tersebut memperkenalkan motor cruiser dengan teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV) serta skuter listrik bergaya adventure yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer.
Langkah ini menjadi ekspansi baru bagi Chery yang selama ini lebih dikenal sebagai produsen mobil dan SUV melalui merek Omoda, Jaecoo, Jetour, dan Exeed. Kedua motor tersebut diperkenalkan dalam acara teknologi yang digelar di kantor pusat Chery di Wuhu, China.
Dikutip VIVA Otomotif dari RushLane, Sabtu (24/10/2026), kedua kendaraan itu akan dipasarkan melalui merek Cinnox. Meski sudah diperlihatkan ke publik, Chery belum mengungkapkan seluruh spesifikasi teknis, harga, maupun jadwal penjualannya.
Model yang menjadi perhatian adalah Grow C3, sebuah motor bergaya cruiser yang menggunakan teknologi EREV. Sistem ini menggabungkan motor listrik sebagai penggerak dengan mesin bensin yang berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik.
Dengan konsep tersebut, roda tetap digerakkan tenaga listrik, sementara mesin bensin dapat digunakan untuk membantu mengisi baterai ketika daya berkurang. Teknologi ini berbeda dari motor listrik murni yang sepenuhnya bergantung pada baterai untuk menyuplai energi penggerak.
Pendekatan tersebut berpotensi menjadi alternatif bagi pengendara yang membutuhkan perjalanan lebih jauh tanpa terlalu bergantung pada ketersediaan fasilitas pengisian daya. Namun, Chery belum mengumumkan kapasitas baterai, kapasitas tangki bahan bakar, tenaga motor listrik, hingga jarak tempuh gabungan Grow C3.
Motor ini juga dilengkapi fitur Vehicle to Load (V2L), yang memungkinkan baterai memasok listrik ke perangkat eksternal yang kompatibel. Selain itu, tersedia panel instrumen digital, konektivitas untuk mengakses panggilan telepon dan musik, serta pembaruan perangkat lunak melalui over-the-air (OTA).
Selain Grow C3, Chery memperlihatkan skuter listrik bergaya adventure. Kendaraan ini diproyeksikan memiliki jarak tempuh sekitar 150-200 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Angka tersebut menjadi salah satu informasi utama yang diungkapkan perusahaan. Meski demikian, belum dijelaskan standar pengujian yang digunakan maupun kondisi berkendara yang menjadi dasar perhitungan jarak tempuh tersebut.






Komentar (0)