Pantau - Dinas Pendidikan DKI Jakarta menargetkan pembangunan kembali gedung SDN Baru 05 Pagi di Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, dimulai pada November 2026 setelah proses pemilihan penyedia jasa konstruksi selesai.
Kepala Unit Pengelola Prasarana dan Sarana Pendidikan (UPPSP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Epharem Widjojo Sianturi, mengatakan proyek tersebut saat ini masih berada dalam tahap tender.
"Terkait target dan waktu tahapan penyelesaian, saat ini sedang proses tender yang ditargetkan pelaksanaan pada November 2026," kata Epharem saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).
Pembangunan sekolah tersebut akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta dengan skema kontrak tahun jamak untuk periode 2026–2027.
Selama pembangunan belum dimulai, siswa SDN Baru 05 Pagi masih menjalani kegiatan belajar mengajar dengan menumpang di SDN Baru 06 Pagi.
Pembangunan SDN Baru 05 Pagi Telah Direncanakan Sejak 2023Epharem menjelaskan bahwa rencana pembangunan kembali SDN Baru 05 Pagi telah disusun secara bertahap sejak 2023.
Menurutnya, proses pembangunan tidak mengalami penghentian karena telah melalui sejumlah tahapan perencanaan.
"Sudah melewati tahap perencanaan, saat ini sedang proses pemilihan penyedia jasa konstruksi sebelum mulai pelaksanaan," ujar Epharem.
Pada tahap awal, pembangunan sekolah direncanakan menggunakan dana yang berasal dari kewajiban pengembang.
Namun, hingga 2024 belum terdapat kepastian mengenai pelaksanaan pembangunan melalui sumber pendanaan tersebut.
Kondisi itu membuat Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengambil langkah untuk menyediakan anggaran melalui APBD.
"Dinas Pendidikan sudah melakukan alokasi anggaran untuk pembangunan SDN Baru 05 melalui APBD dengan skema kontrak yang pelaksanaannya melewati lebih dari satu tahun anggaran (multi years) 2026-2027," jelas Epharem.
Skema pembiayaan tersebut memungkinkan pembangunan dilaksanakan dengan dukungan anggaran yang mencakup dua tahun.
Siswa Masih Menumpang Belajar di SDN Baru 06 PagiPembangunan kembali SDN Baru 05 Pagi menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan fasilitas pendidikan yang layak bagi siswa.
Selama gedung sekolah belum dapat digunakan, para siswa menjalani kegiatan belajar mengajar di SDN Baru 06 Pagi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Pendidikan karena berkaitan dengan kebutuhan ruang belajar dan sarana pendidikan.
Epharem menyampaikan bahwa pembangunan gedung sekolah merupakan langkah untuk memastikan siswa dapat kembali memperoleh fasilitas belajar yang memadai.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan Suku Dinas Pendidikan, Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan, dan pihak sekolah.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung selama pembangunan gedung belum dimulai.
Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rehabilitasi Sekolah pada 2026–2027Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah memutuskan bahwa pembangunan sejumlah sekolah rusak di Jakarta dimulai pada September 2026.
Pendanaan rehabilitasi sekolah tersebut sebagian direncanakan berasal dari dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk mendukung pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta mencatat sebanyak 22 sekolah telah memperoleh rekomendasi teknis untuk menjalani rehabilitasi total.
Dari jumlah tersebut, tujuh sekolah telah mendapatkan alokasi pendanaan melalui APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2026–2027.
Sementara itu, empat sekolah yang dinilai memiliki kondisi bangunan paling kritis akan dipercepat penanganannya pada 2026.
Pembangunan Ditujukan untuk Memulihkan Fasilitas PendidikanDinas Pendidikan DKI Jakarta menegaskan bahwa pembangunan kembali SDN Baru 05 Pagi merupakan bagian dari upaya memperbaiki fasilitas pendidikan yang membutuhkan penanganan.
Pelaksanaan proyek ditargetkan dapat dimulai setelah proses tender dan pemilihan penyedia jasa konstruksi selesai.
Pemerintah daerah juga memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan selama siswa belum dapat menggunakan gedung sekolah sendiri.
Dengan alokasi anggaran 2026–2027, pembangunan SDN Baru 05 Pagi diharapkan dapat menyediakan kembali sarana pendidikan bagi siswa di Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.





Komentar (0)