5 manfaat memiliki teman dekat bagi kesehatan mental dan fisik

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pertemanan bisa memberikan pengaruh positif untuk kesehatan mental dan fisik kita. Teman bukan hanya hadir di saat sedang bahagia, tetapi juga dapat menemani kita di kala kesedihan. Hal ini menyebabkan situasi sulit akan lebih mudah dihadapi saat memiliki teman.

Mayo Clinic mengatakan bahwa hubungan pertemanan yang sedikit tetapi harmonis lebih baik dibandingkan jumlah pertemanan yang banyak tapi tidak terlalu dekat. Memiliki teman dekat memberikan sejumlah manfaat, berikut adalah penjelasannya.

Memberikan dukungan emosional

Kehadiran teman dapat membantu seseorang melewati masa sulitnya dengan lebih mudah. Saat kita berkeluh kesah menceritakan masalah yang kita hadapi, teman akan memberikan dukungan dengan mendengarkan, memvalidasi perasaan, dan menghibur kita.

Kebahagiaan juga bisa menular di lingkungan pertemanan. Sebuah penelitian terhadap siswa sekolah menengah menemukan bahwa siswa yang mengalami depresi dua kali lebih cepat untuk pulih saat dikelilingi oleh teman yang bahagia.

Mengurangi stres

Mempunyai hubungan pertemanan yang baik bisa membantu seseorang menghadapi stres dengan lebih efektif dan mengurangi risiko stres. Teman bisa menjadi tempat untuk menceritakan kekhawatiran atau berdiskusi saat menghadapi masalah.

Kehadiran teman sangat berarti sehingga seseorang merasa tidak harus menghadapi masalah sendirian. Memiliki teman yang dapat diandalkan dan siap membantu bisa membuat tekanan terasa tidak berkembang menjadi stres.

Baca juga: Sering curhat ke AI? Ini risiko yang jarang disadari

Mendukung kesehatan fisik

Hubungan pertemanan yang kuat bisa mengurangi risiko kesehatan seperti tekanan darah dan peradangan. Teman yang memberikan dukungan emosional bisa membawa pengaruh baik bagi kesehatan fisik.

Medical News Today mengatakan bahwa pertemanan yang erat dapat mengurangi rasa kesepian. Masalah kesepian seperti mengisolasi diri setara dengan penyakit obesitas, kurang aktivitas fisik, merokok 15 batang sehari, dan meningkatkan risiko demensia sebesar 50 persen.

Mendorong perkembangan diri

Mengutip Healthline, teman bisa berperan untuk membantu seseorang membuat perubahan positif dalam hidup. Pengaruh positif bisa timbul dari kebiasaan yang dilakukan teman. Teman yang berhenti merokok akan memotivasi orang di sekitarnya untuk melakukan hal yang sama.

Dukungan dari teman juga akan meningkatkan kepercayaan diri untuk mencapai suatu tujuan. Hal ini membuat proses perubahan terasa lebih mudah dan membantu seseorang berkomitmen dengan target yang ingin dicapai.

Membantu bangkit saat kehilangan

Saat menghadapi situasi kehilangan, seorang teman akan membantu kita melewati rasa sedih itu bersama. Kehilangan orang terdekat, pekerjaan, atau putus cinta bukanlah hal yang mudah untuk dijalani sendiri.

Teman tidak akan membiarkan kita berlarut-larut dalam kesedihan, mereka akan memberikan dukungan dan menghibur kita dengan berbagai cara.

Baca juga: Cara menjadi pendengar yang lebih baik bagi teman

Baca juga: 6 cara menjadi teman yang baik dan selalu bisa diandalkan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bukan Garam, Ini Alasan BMKG Tabur Dry Ice di Langit Atas Karhutla
• 10 jam lalu
0
thumb
Tak Masuk Rencana AC Milan, Warren Bondo Dilirik Bologna dan Berpeluang Hengkang pada Januari
• 18 jam lalu
0
thumb
Khawatir Kekerasan Meningkat, PBB Desak Israel Hentikan Aksi di Tepi Barat
• 1 jam lalu
0
thumb
Bank Artha Graha Internasional Jadi Strategic Partner WCCE 2026
• 18 jam lalu
0
thumb
Panja DPR Bakal Bedah Data Polri Soal Dugaan Keterlibatan Korporasi di Karhutla
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.