Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Penanganan di Negara Lain?

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV-Karhutla kembali menyelimuti Indonesia. Hingga 14 Oktober 2026, kasus ISPA di wilayah terdampak mencapai 200.000 lebih kasus. Penyebab dominan bencana ini adalah kelalaian atau kesengajaan manusia, sehingga sebenarnya bisa dicegah.

Di lapangan, api di lahan gambut bisa terus membara di bawah tanah, sementara medan sulit dijangkau dan sumber air terbatas. Cuaca juga kerap menghambat operasi, seperti helikopter water bombing di Kalimantan Tengah yang tidak bisa terbang pada.

Indonesia tidak sendiri, kekeringan global memicu lebih dari 680.000 ha lahan terbakar di Eropa tahun ini. Cara penanganan di setiap negara berbeda-beda dan disesuaikan dengan kondisi tiap negara. Pencegahan dan penegakan hukum di Indonesia belum kuat, siklus karhutla dapat berulang.

Simak penjelasan lengkapnya dalam video ini.

Content Creator: Atalya Calista Setiadi (Maganghub Kemnaker)

Graphic Designer & Video Editor: Mohamad Haikal Darmawan (Maganghub Kemnaker)

#karhutla #kebakaranhutan #kebakaranlahan #lahangambut  #kalimantan 

Baca juga: Karhutla di 3 Provinsi Kalimantan Capai 18.973 Hektar, Terluas di Kalteng

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Calista-Atalya

Sumber : Kompas TV

Tag
  • karhutla
  • infokarhutla
  • kabutasap
  • kebakaranhutan
  • kalimantan
  • kebakaranlahan
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ansari minta orang tua bangun komunikasi terbuka dengan anak
• 23 jam lalu
0
thumb
Prabowo Targetkan Kredit Rp400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga pada 2027
• 17 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Cabut Izin Tambang Kristalin Ekalestari, Konsesi jadi Milik Antam
• 3 jam lalu
0
thumb
Selidiki Kasus Kebakaran KMP Batu Mandi, Ditpolairud Polda Banten Periksa 18 Saksi
• 21 jam lalu
0
thumb
Dr Richard Lee Sebut-sebut Iblis Usai Jalani Sidang yang Dilaporkan Doktif: Tidak Punya Hati dan Keluarga
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.