Rekening Ganda SPPG: BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Negara

celebesmedia.id
5 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan dana sebesar Rp160,37 miliar ke kas negara per 21 Oktober 2026. Langkah ini diambil guna menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan BGN Tahun Anggaran 2025.

Nilai pengembalian tersebut mencapai 81,75 persen dari total temuan BPK yang bernilai Rp196,17 miliar. Pemeriksaan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Nomor 19.b/T/LHP/DJPKN-VIII-OI/PPN.01/05/2026 tertanggal 18 Mei 2026 mengenai Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan Peraturan Perundang-undangan.

Sekretaris Utama BGN, Lili Khamiliyah, menjelaskan bahwa audit BPK menyoroti dua masalah utama, yakni keberadaan rekening virtual account (VA) ganda di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta ketidakpatuhan pertanggungjawaban anggaran.

Dari hasil penelusuran terhadap 79 SPPG yang dicatat BPK, sebanyak 75 SPPG terbukti memiliki rekening VA ganda. BGN telah menarik seluruh saldo dari rekening bermasalah tersebut dan menyetorkannya ke kas negara dengan nilai total Rp78,3 miliar.

"Dari 79 SPPG yang tercantum dalam temuan BPK RI, hasil penelusuran menunjukkan bahwa 75 rekening VA merupakan rekening ganda dan saldonya telah ditarik serta disetorkan ke kas negara. Sementara, empat rekening lainnya tidak terindikasi ganda dan masih digunakan untuk operasional," kata Lili dalam keterangan resminya, Jumat (23/10).

Untuk mencegah masalah berulang, BGN memblokir akses user maker dan approval pada seluruh rekening VA ganda tersebut.

Selain masalah rekening ganda, BGN mengembalikan dana sebesar Rp60,4 miliar terkait ketidakpatuhan pertanggungjawaban anggaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Utama BGN, Gustanty Dian Fitrilia, menegaskan bahwa penanganan hasil temuan audit menjadi prioritas utama pengawasan internal lembaga.

"Setiap temuan BPK RI perlu kami tindaklanjuti secara cepat dan tepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada saat yang sama, kami juga perlu melakukan mitigasi terhadap risiko dan penyebabnya agar kejadian serupa tidak kembali terjadi ke depannya," ujar Gustanty.

Ia menambahkan, BGN berkomitmen memperkuat sistem pengendalian internal dan perbaikan tata kelola keuangan demi menjamin pengelolaan anggaran yang tertib, transparan, dan akuntabel.

Sumber: Antara



Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Nusron Wahid Mangkir 2 Kali dari Panggilan KPK, Nasib Selanjutnya Dievaluasi
• 9 jam lalu
0
thumb
Sudah Bercerai dari Insanul, Wardatina Mawa Hanya Inginkan Satu Hal Ini dari Mantan Suami
• 3 jam lalu
0
thumb
Momen Kombes Putu Kholis Ikut Turun Langsung Bersihkan Kali Baru Bekasi
• 16 jam lalu
0
thumb
Harga Cabai Rawit Hari Ini di Jatim Rp63.700 per Kg, Telur Ayam Rp24.250 per Kg
• 17 jam lalu
0
thumb
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.