Max Verstappen Peringatkan Bahaya Gelombang Lintasan COTA bagi Pembalap F1

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Juara dunia Formula 1 Max Verstappen memperingatkan bahaya cedera tulang belakang jangka panjang akibat permukaan Circuit of the Americas yang kian tidak terkendali jelang Grand Prix Amerika Serikat pekan ini. Pebalap Red Bull Racing tersebut mengungkapkan kekhawatirannya setelah melihat hasil pemeriksaan medis pada tulang belakang miliknya sendiri.

Dikutip dari laporan ESPN, Verstappen menegaskan bahwa masalah benjolan atau gelombang ekstrem di lintasan Austin tersebut bukanlah sekadar bahan lelucon. Para pembalap telah menyuarakan kondisi buruk trek ini selama bertahun-tahun karena dampaknya yang semakin mengkhawatirkan bagi keselamatan fisik para atlet.

Ancaman Beban Vertikal Ekstrem pada Tulang Belakang

Verstappen menjelaskan bahwa guncangan saat melintasi tikungan dalam kecepatan tinggi memberikan tekanan fisik yang sangat berat. “Tahun lalu saya mengalami benturan vertikal yang mencapai lebih dari 9G pada tulang belakang saya, dan itu benar-benar tidak menyenangkan,” ujar Verstappen.

Kondisi tersebut menjadi semakin berbahaya ketika mobil melakukan pengereman keras di atas permukaan jalan yang tidak rata. Benturan keras bagian bawah mobil dengan aspal menciptakan momen yang sangat krusial dan menekan fisik para pembalap secara berlebihan.

Pembalap asal Belanda itu menambahkan bahwa hasil pemeriksaan medis pada bagian bawah tulang belakangnya menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. “Dari hasil pemeriksaan yang saya lakukan, bagian bawah tulang belakang saya tidak terlihat bagus,” tutur sang juara dunia.

Dukungan Lando Norris Terkait Standar Keselamatan Sirkuit

Pembalap McLaren Lando Norris turut menyetujui pernyataan keras yang disampaikan oleh Verstappen mengenai kondisi sirkuit tersebut. Norris menilai bahwa arena balap internasional seharusnya mematuhi standar toleransi kehalusan permukaan yang jauh lebih ketat demi melindungi para pembalap.

Norris bahkan mengaku harus mengonsumsi obat pereda sakit kepala sebelum turun ke lintasan akibat guncangan ekstrem tersebut. “Ada banyak tempat di mana saya harus meminum obat sakit kepala sebelum keluar karena lintasannya sangat bergelombang,” kata Norris.

Desakan Evaluasi untuk Pengelola Lintasan Balap

Meskipun menyadari bahwa Circuit of the Americas merupakan trek lama, Norris menegaskan bahwa keluhan para pembalap perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak penyelenggara. Banyaknya area tidak rata di lintasan membuat kontrol mobil menjadi sangat sulit diprediksi saat kendaraan sedikit keluar dari jalur utama.

Para pembalap menyadari bahwa risiko fisik merupakan bagian dari olahraga balap mobil tingkat tinggi. Namun, toleransi terhadap permukaan lintasan yang membahayakan struktur tulang belakang dinilai sudah melewati batas yang dapat diterima.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hari Santri 2026, Wagub Jateng Perkuat Pesantren Obah dan Beasiswa 480 Santri Menuju Indonesia Emas
• 13 jam lalu
0
thumb
Stimulus Ekonomi Nataru Siap Meluncur: Rekening Gratis-Diskon Transportasi
• 9 jam lalu
0
thumb
Baru Debut Global, iCar V25 Masuk Indonesia Tahun Depan
• 15 jam lalu
0
thumb
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat ke Level 5.439, Saham MGLV dan UNTR Melaju
• 8 jam lalu
0
thumb
Asal-usul Patung Selamat Datang di Bundaran HI Jakarta
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.