Resep Smoothie untuk Jaga Kesehatan Otak, Jantung, dan Pencernaan Menurut Ahli Gizi

beautynesia.id
2 jam lalu
Cover Berita

Smoothie menjadi salah satu minuman sehat yang sering dikonsumsi saat sarapan. Meski begitu, kita tetap harus memerhatikan bahan apa saja yang digunakan untuk membuat smoothie. Sebab terkadang, smoothie bisa jadi tidak sehat jika kita menambahkan gula atau minim protein, serat, dan lemak sehat.

Perlu kombinasi bahan yang tepat agar smoothie dapat memberikan manfaat maksimal. Menurut ahli gizi Jennifer Babich, MS, ada kombinasi bahan untuk membuat smoothie yang bisa memberikan manfaat nyata bagi kesehatan otak, jantung, dan pencernaan. 

Yuk, simak apa saja bahan tersebut!

Smoothie yang Bantu Jaga Kesehatan Otak, Jantung, dan Pencernaan

Smoothie biasanya terdiri dari beberapa bahan, dan sering kali, semakin banyak bahan yang ditambahkan, semakin baik hasilnya. Alih-alih hanya mengandalkan satu jenis bahan makanan untuk mendukung kesehatan, kita bisa mengombinasikan berbagai bahan yang menunjang aspek kesehatan yang berbeda. Cara sederhana untuk memulainya adalah dengan memilih satu jenis buah, satu jenis sayuran hijau, satu bahan dasar cair, serta satu atau dua bahan tambahan lainnya.

Babich merekomendasikan smoothie dari campuran bayam, blueberry, biji rami (flaxseed) bubuk, kacang kenari, dan susu kedelai tanpa pemanis. Campuran bahan ini bisa membantu mendukung kesehatan otak, jantung, dan pencernaan.

"Kombinasi ini menyediakan beragam fitonutrien yang bersifat anti-inflamasi dan antioksidan, sehingga tidak hanya bergantung pada satu jenis 'superfood' saja," tuturnya kepada Real Simple.

Menurut Babich, berikut adalah komponen utama yang terkandung dalam masing-masing bahan tersebut:

  • Bayam mengandung karotenoid seperti lutein dan beta-karoten.
  • Blueberry kaya akan antosianin, yaitu senyawa tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.
  • Biji rami (flaxseed) bubuk kaya akan ALA-asam lemak omega-3 nabati-serta lignan dan serat.
  • Kacang kenari mengandung asam lemak omega-3 nabati, polifenol, dan serat.
  • Susu kedelai tanpa pemanis mengandung protein dan isoflavon.

Setelah memiliki dasar nutrisi yang tepat, kita bisa menyesuaikan rasa smoothie agar lebih nikmat, Beauties.

"Jangan ragu untuk menambahkan sedikit mangga atau madu mentah lokal jika Anda menyukai smoothie yang lebih manis. Anda juga bisa menambahkan pisang beku atau yogurt kelapa tanpa pemanis untuk mendapatkan tekstur yang lebih kental dan lembut," sarannya.

Babich juga mengingatkan bahwa smoothie terbaik adalah smoothie yang benar-benar kita nikmati. Jadi, tidak ada salahnya membuatnya terasa lezat tanpa harus mengorbankan kandungan nutrisi yang padat di dalamnya.

(naq/naq)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
SK Hynix Batalkan Rencana Anak Usahanya Solidigm IPO di AS Karena Volatilitas Pasar
• 13 jam lalu
0
thumb
Asep Surya Atmaja Resmi Dilantik Jadi Bupati Bekasi Definitif
• 3 jam lalu
0
thumb
Dishub DKI Jakarta Lakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Jakarta Running Festival 2026, Cek Rute Alternatifnya!
• 5 jam lalu
0
thumb
Ada Kabar Pahit bagi Penggemar RPG, BioWare Resmi Tutup!
• 18 jam lalu
0
thumb
Wamensos Kawal Usulan Pembangunan Sekolah Rakyat Hulu Sungai Utara
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.