Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan target kepada Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja agar pada 2027 tidak ada lagi jalan berlubang dan sekolah dalam kondisi buruk di Kabupaten Bekasi.
Target tersebut disampaikan Dedi saat memberikan sambutan dalam pelantikan Asep sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025-2030 di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (23/10).
Dedi meminta pemerintah Kabupaten Bekasi mempercepat pembangunan dan pembenahan infrastruktur, terutama fasilitas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
"Tahun 2027 tidak boleh ada lagi jalan bolong di Bekasi. 2027 tidak boleh lagi ada sekolah jelek di Bekasi," kata Dedi.
Ia juga meminta Asep memperhatikan kualitas bangunan sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).
Menurut Dedi, perbaikan fasilitas pendidikan harus dibarengi dengan upaya memastikan anak-anak di Kabupaten Bekasi memperoleh pendidikan hingga jenjang SMA atau SMK.
"Pak Bupati bikin sekolah SD yang mewah, bikin sekolah SMP yang mewah, SMA," ujarnya.
Dedi juga menginginkan agar lulusan SMA dan SMK di Kabupaten Bekasi memiliki kesempatan bekerja di kawasan industri yang banyak terdapat di wilayah tersebut.
"Semua sekolah anak rakyat Bekasi 2027 semua harus tamat SMA dan SMK dan harus bisa bekerja di pabrik-pabrik yang ada di Bekasi," katanya.
Selain pendidikan, Dedi meminta Asep memperbaiki layanan kesehatan, termasuk puskesmas dan rumah sakit, serta meningkatkan belanja infrastruktur daerah.
Ia menilai besarnya kemampuan keuangan Kabupaten Bekasi harus diikuti dengan pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Target tersebut menjadi pekerjaan bagi Pemkab Bekasi untuk memperbaiki kualitas infrastruktur dan fasilitas pendidikan secara bertahap. Rincian program, kebutuhan anggaran, serta capaian pelaksanaannya perlu disiapkan untuk memastikan target 2027 dapat direalisasikan.






Komentar (0)