Jakarta, VIVA – Reaksi suporter Arema FC bermunculan setelah manajemen resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Marcos Santos pada Jumat (23/10/2026).
Mayoritas Aremania dan Aremanita menyambut keputusan tersebut dengan ucapan “Alhamdulillah” melalui kolom komentar unggahan resmi Instagram Arema FC.
Sejumlah suporter mengaku lega karena manajemen akhirnya mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Brasil tersebut. Ada pula yang mempertanyakan alasan pemecatan baru dilakukan setelah Arema FC menelan kekalahan telak dari Persija 1-5 dalam lanjutan Super League 2026/2027.
- VIVA.co.id/M Ali Wafa
“Terima kasih manajemen atas perhatiannya, akhirnya kalian tidak tutup mata dan telinga,” tulis salah seorang Aremania dalam kolom komentar unggahan resmi Arema FC, dikutip VIVA.co.id Jumat (23/10).
Komentar lain juga menunjukkan bahwa keputusan tersebut telah lama dinantikan sebagian pendukung. “Akhirnya postingan yang ditunggu-tunggu,” tulis seorang suporter.
Sebagian Aremania turut mengkritik performa tim dan menilai perubahan di kursi pelatih seharusnya dilakukan lebih awal.
“Kenapa gak dari awal musim aja sih, pelatih minim taktik,” tulis seorang pendukung.
Kritik serupa disampaikan suporter lain yang menyoroti kekalahan telak dari Persija sebagai momentum pemecatan Marcos Santos.
“Kenapa nunggu kalah telak sama Persija dulu baru dipecat. Bikin nama baik Arema semakin buruk saja,” tulis komentar lainnya.
Arema FC Akhiri Kerja Sama dengan Marcos Santos
Manajemen Arema FC memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Marcos Santos setelah tim gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Kemenangan terakhir Singo Edan terjadi pada pertandingan pertama musim ini ketika mereka mengalahkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 4-0 pada Jumat (4/9/2026).
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi tim dan kebutuhan akan penyegaran taktis.
“Namun, lima laga tanpa kemenangan menjadi indikator penting tim butuh momentum dan ruang penyegaran baru. Manajemen memutuskan untuk mengistirahatkan sekaligus mengakhiri kerja sama secara profesional demi kebaikan bersama,” ujar Yusrinal dalam keterangan resmi klub.
Manajemen juga menyatakan bahwa keputusan tersebut mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari teknis, nonteknis, psikologis, hingga kondisi internal tim. Arema FC memastikan penyelesaian hak administrasi dan komitmen kontrak Marcos Santos dilakukan secara profesional sesuai aturan yang berlaku.






Komentar (0)