Tepi Barat: Dua warga Palestina tewas ditembak oleh tentara Israel pada Jumat 23 Oktober 2026 pagi waktu setempat.
Lapor surat kabar Israel, Haaretz, kedua warga Palestina tersebut tewas dalam baku tembak dengan pasukan Israel, menyusul tuduhan bahwa mereka melepaskan tembakan ke arah pemukim Israel di kota Hebron, Tepi Barat, yang mengakibatkan lima orang terluka.
Layanan medis darurat Israel, Magen David Adom, menyatakan bahwa dua dari korban luka berada dalam kondisi kritis.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen saat tentara Israel menembaki warga Palestina tersebut.
“Tentara Israel telah menutup akses ke desa-desa Palestina di dekat Hebron,“ menurut laporan Haaretz, seperti dikutip dari Anadolu.
Laporan ini muncul di tengah meningkatnya serangan oleh pemukim Israel dan tentara Israel terhadap warga Palestina serta lahan mereka di Tepi Barat yang diduduki, tepatnya selama musim panen zaitun yang dimulai awal bulan ini.
Data pihak Palestina menunjukkan bahwa sekitar 750.000 pemukim Israel tinggal di Tepi Barat -,termasuk Yerusalem Timur yang diduduki,- yang tersebar di 194 permukiman dan sekitar 400 pos terdepan.
Permukiman Israel yang dibangun di atas tanah Palestina yang diduduki dianggap ilegal menurut hukum internasional.





Komentar (0)