JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penataan kawasan Pasar Baru dan Glodok Pecinan akan dimulai setelah pembangunan MRT Fase 2A selesai pada 2027.
Penataan kedua kawasan bersejarah di Jakarta tersebut akan dilakukan melalui revitalisasi dan pembukaan simpul transportasi baru atau hub untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Pramono mengatakan, penyelesaian infrastruktur transportasi menjadi prioritas utama sebelum revitalisasi kawasan Pasar Baru dan Glodok Pecinan dilaksanakan.
BACA JUGA:MRT Jakarta Perpanjang Jam Operasional saat JRF dan Konser Kanye West 24-25 Oktober 2026
“Seperti yang saya sampaikan, ketika melakukan penataan ini, yang paling utama yang harus selesai adalah transportasinya. Kalau MRT sudah selesai di tahun 2027, maka segera Pasar Baru dan Glodok Pecinan itu kita lakukan revitalisasi, kita buka hub baru,” kata Pramono di Hotel Kempinsky Jakarta pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Menurut Pramono, keberadaan transportasi publik yang terintegrasi menjadi salah satu faktor penting untuk menghidupkan kembali aktivitas kedua kawasan tersebut.
Pemprov DKI Jakarta juga akan meningkatkan layanan TransJakarta dengan menambah jumlah bus yang berhenti di kawasan Pasar Baru dan Glodok Pecinan.
“Nanti TransJakarta juga makin banyak yang akan berhenti di tempat itu,” ujarnya.
BACA JUGA:Sindikat Fake BTS Dibongkar Polda Metro Jaya, SMS Phishing Disebar di Jalur MRT
Pramono menilai Pasar Baru dan Glodok Pecinan memiliki nilai historis yang kuat sebagai bagian dari perkembangan Jakarta.
Karena itu, kedua kawasan tersebut dinilai memiliki potensi untuk kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Politikus PDI Perjuangan itu optimistis revitalisasi dapat membangkitkan kembali daya tarik kawasan seiring dengan peningkatan akses transportasi dan penataan fasilitas pendukung.
“Sehingga dengan demikian, baik Pasar Baru maupun Glodok Pecinan yang sebenarnya secara historis sudah menjadi simpulnya Jakarta sangat gampang untuk membangkitkan kembali,” kata Pramono.
Pramono menambahkan, fasilitas di kedua kawasan tersebut saat ini sudah tersedia.
BACA JUGA:Pemprov DKI Jakarta Targetkan Jalur MRT Bartambah Jadi 46,5 KM pada 2034
- 1
- 2
- »






Komentar (0)