Jakarta: Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik lima pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Jumat, 23 Oktober 2026. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenkeu beradaptasi, memperkuat organisasi, serta menjaga keberlanjutan kepemimpinan di tengah perjalanan institusi ke depan.
Suahasil mengatakan, pelantikan ini merupakan momentum untuk melanjutkan pengabdian melalui estafet kepemimpinan. Pergantian jabatan diharapkan menjadi bagian dari perjalanan organisasi Kemenkeu dalam menghadapi tantangan ke depan.
"Pelantikan pada pagi hari ini adalah bagian dari perjalanan Kementerian Keuangan untuk terus beradaptasi dan memperkuat organisasi. Tidak lepas dari konteks pada bulan ini kita akan memperingati Hari Oeang Republik Indonesia yang ke-80 pada akhir bulan nanti,” ucap Suahasil di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik lima pejabat eselon I Kemenkeu. Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah.
Lima pejabat yang baru dilantik
Pelantikan tersebut mencakup pengangkatan pejabat pada posisi sekretaris jenderal, direktur jenderal, serta staf ahli di lingkungan Kemenkeu. Berikut nama-nama pejabat yang diangkat berdasarkan keputusan presiden yang dibacakan dalam prosesi pelantikan:
- Astera Primanto Bhakti sebagai Sekretaris Jenderal Kemenkeu.
- Tri Budhianto sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan.
- Nufransa Wira Sakti sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan.
- Neilmaldrin Noor sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak.
- Hidayat Amir sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.
Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 141/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Keuangan. Keputusan itu ditetapkan di Jakarta pada 19 Oktober 2026.
Momentum estafet kepemimpinan
Suahasil menilai perjalanan organisasi Kemenkeu dan Republik Indonesia ke depan merupakan hal yang penting. Momentum pelantikan menjadi kesempatan untuk melanjutkan kepemimpinan sekaligus menjaga legasi pengabdian yang telah dibangun.
"Saya rasa perjalanan organisasi kita, perjalanan Kementerian Keuangan kita menghadapi Republik menjadi sangat penting terus ke depannya. Dan momentum ini menjadi saat melihat estafet kepemimpinan untuk menjaga dan meneruskan legasi pengabdian kita semua," ucap dia. (Tiaranissa Juliansyah)





Komentar (0)