Mantan Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Awalnya Sempat Menghindar hingga Kedua Kalinya Kena Kepala

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur.

Ternyata korban sempat menghindar. Namun, pada hantaman kedua, korban tidak mampu menghindar lagi.

Adapun kasus pembacokan ini melibatkan korban berinisial MF (48) yang disebut-sebut merupakan mantan anggota Kopassus. Sementara itu, terduga pelaku dalam kasus ini, yakni JB (57).

"Korban bernama MF mantan anggota Kopassus yang mengalami luka bacok di bagian kanan kepala," kata Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Eks anggota TNI berinisial MF (49) mengalami luka-luka usai dibacok tetangganya, JB (57) akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cluster Zebrina III, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Sumber :
  • Istimewa

Kronologi Mantan Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung

Andre memaparkan peristiwa ini bermula pada Kamis (22/10/2026) ketika istri JB menegur mandor bangunan agar menghentikan pekerjaan renovasi rumah yang berada di samping rumahnya.

Di lain sisi, MF mempersilakan mandor bangunan untuk melanjutkan pekerjaannya. Perbedaan ini membuat situasi kian panas.

Melihat situasi memanas, JF akhirnya mendatangi lokasi. JF pun terlibat cekcok dengan MF. JF pun mengancam akan membacok MF saat cekcok mulut terjadi.

Korban menantang pelaku hingga JF benar-benar mengayunkan senjata tajam jenis golok.

"Pelaku membacok korban namun tidak kena dan kedua kalinya mengenai kepala Korban bagian kanan," terangnya.

Korban tak tinggal diam. Dia melakukan perlawanan dengan membanting pelaku ke lantai. Pelaku terluka pada bagian leher dan pelipis akibat perlawanan itu.

Akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit Mayapada Jakarta Garden City untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pelaku dibawa ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi untuk menjalani perawatan luka.

Andre menyebut pihak kepolisian masih mendalami kejadian tersebut. Selain itu, peran masing-masing pihak serta latar belakang perselisihan yang terjadi turut didalami. (ant/nsi)

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Susul Ubed, Alwi Farhan Singkirkan Jagoan Hong Kong di French Open 2026
• 17 jam lalu
0
thumb
Prabowo Minta Bahlil Cabut Konsesi SDA yang Tak Kunjung Digarap
• 20 jam lalu
0
thumb
Ramai-Ramai Orang Kaya Dunia Numpuk Emas di Singapura, Tembus 800 Ton
• 20 jam lalu
0
thumb
Tak Cuma karena Dibantai Persija 1-5, Arema FC Ungkap Alasan Sebenarnya Pecat Marcos Santos
• 31 menit lalu
0
thumb
Ketua DPP PSI Respons Laporan Suket Ijazah Gibran: Itu Operasi Politik
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.