Dome Global Ikonik Ye Siap Meriahkan Konser di Jakarta

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Dome raksasa berbentuk globe yang menjadi ciri khas panggung Ye untuk konser YE Live in Jakarta 2026 sudah siap. Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengungkapkan bahwa ia melihat langsung dome tersebut dalam kondisi siap pada Rabu (21/10) malam.

“Dengan mata saya sendiri, semalam globe-nya sudah ready,” kata Karen.

Menurut Karen, ukuran globe yang akan digunakan di Jakarta sama persis dengan yang dihadirkan Ye di negara-negara lain. Persiapan panggung tersebut melibatkan tim produksi dan procurement untuk memenuhi spesifikasi yang diminta oleh tim Ye.

Karen mengatakan, proses persiapan konser bukan perkara mudah. Tim Ye juga terlibat langsung dalam berbagai aspek produksi untuk memastikan kebutuhan pertunjukan terpenuhi.

“All the globe is flying over,” ujarnya.

Selain dome globe, tim manajemen Ye juga meminta penambahan LED untuk membantu penonton melihat penampilan sang rapper dari berbagai sudut stadion.

Karen menjelaskan, keputusan tersebut mempertimbangkan karakter Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) yang memiliki area cukup luas. Menurut dia, bentuk stadion yang melebar membuat jarak pandang penonton dari sejumlah titik berbeda.

Oleh karena itu, tim Ye dan manajemennya ingin memastikan penonton di berbagai sudut stadion tetap bisa menikmati pertunjukan dengan lebih jelas.

“Mereka menambahkan LED supaya mungkin kita bisa ngelihat sampai ke pori-porinya,” kata Karen sambil berkelakar.

Promotor Antisipasi Lonjakan Penonton dari Luar Kota dan Negeri untuk Konser Ye

Selain persiapan panggung, Karen mengungkapkan salah satu tantangan dalam penyelenggaraan YE Live in Jakarta 2026 adalah tingginya permintaan tiket dari penggemar luar negeri.

Menurut dia, jumlah penggemar internasional yang ingin datang ke Jakarta untuk menyaksikan konser tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi promotor. Terlebih, ada sejumlah acara lain yang berlangsung pada pekan yang sama.

Karen mencontohkan, pihaknya bahkan perlu menambahkan penerbangan charter dari Filipina untuk mengakomodasi permintaan perjalanan penggemar yang telah membeli tiket konser.

“Kita enggak mau sampai mereka udah beli tiket, ternyata tiket pesawatnya enggak ada,” ujarnya.

Ia menyebut, situasi tersebut membuat tim promotor turut mengurus kebutuhan perjalanan penggemar agar mereka dapat tiba di Jakarta untuk menonton konser.

Karen juga menyampaikan bahwa lebih dari 2.000 personel keamanan akan disiagakan di area dalam ring road dan stadion. Pengamanan ini didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Mabes Polri.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar GBK, promotor turut berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait transportasi publik.

Karen mengatakan, jam operasional MRT Jakarta akan diperpanjang hingga pukul 01.30 WIB. Frekuensi perjalanan MRT juga akan ditingkatkan untuk membantu mobilitas penonton setelah konser.

Selain MRT, TransJakarta akan menambah frekuensi perjalanan dan jumlah bus. Bluebird Group juga akan menambah armada di sekitar area acara.

Karen mengimbau penonton untuk memanfaatkan transportasi publik agar kepadatan lalu lintas di sekitar GBK dapat diminimalkan. Terlebih, kawasan tersebut juga menjadi lokasi sejumlah acara lain yang berlangsung dalam waktu berdekatan.

YE Live in Jakarta 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/10) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Ini Kelompok Masyarakat yang Disasar Prabowo
• 17 jam lalu
0
thumb
Dari AI hingga Perawatan Lansia, Ini 10 Peluang Bisnis 2027
• 18 jam lalu
0
thumb
Muncul Mobil Sultan Baru dari China Pesaing Alphard. Ini Penampakannya
• 20 jam lalu
0
thumb
GCP Bahas Capaian Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo dalam Dialog Nasional
• 17 jam lalu
0
thumb
Proyek Gas Jangkrik dan Maha Diresmikan, Ini Target Jumbo Bahlil untuk Tambah Pasokan Produksi Gas Nasional
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.