Ketua REI Sulsel Tegaskan Perkuat Sinergi dengan BTN

harianfajar
10 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan, H. Badris Salam, menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membuka peluang kerja sama sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti di Sulawesi Selatan.

Komitmen itu disampaikan Badris Salam saat menghadiri Developer Gathering Kuartal IV 2026 yang digelar Bank BTN wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) di salah satu kafe di Jalan Botolempangang, Makassar, Jumat (23/10/2026).

Mengusung tema Chit, Chat and Chill, kegiatan tersebut dikemas dalam suasana santai dan menjadi ruang komunikasi antara pihak perbankan dengan para pengembang properti. Acara ini juga dirangkaikan dengan pemberian apresiasi kepada pengembang dari tiga asosiasi, yakni REI, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), serta Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himpera).

Badris Salam mengapresiasi langkah Bank BTN yang terus menghadirkan inovasi dan membangun komunikasi dengan para pengembang. Menurut owner Bumi Pundi Karsa Holding tersebut, kegiatan semacam ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang untuk membahas peluang kerja sama yang lebih konkret.

Dia secara khusus mengapresiasi inovasi BTN yang meluncurkan desain kartu anggota bagi asosiasi pengembang. Inisiatif tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk dukungan perbankan terhadap organisasi dan para pelaku usaha properti.

Badris berharap, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi para pengembang, khususnya anggota REI Sulsel. Dia juga menegaskan kesiapan organisasinya untuk terus berdiskusi dengan BTN dalam merumuskan bentuk kerja sama yang saling menguntungkan.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi pengembang, utamanya di asosiasi REI Sulsel. Kami siap berdiskusi dengan Bank BTN terkait bentuk kerja sama,” ujarnya.

Ketua REI Sulsel periode 2026–2029 yang baru terpilih itu menambahkan, pihaknya akan memperkuat basis data atau database seluruh pengembang yang tergabung dalam REI Sulsel.

Menurut dia, ketersediaan data yang lengkap dan akurat akan memudahkan pihak perbankan dalam memetakan potensi bisnis serta mengidentifikasi peluang pembiayaan bagi pengembang.

“Kalau database kami lengkap, tentu perbankan bisa lebih leluasa melihat peluang kerja sama,” jelasnya.

BTN Siapkan Terobosan untuk Pengembang

Sementara itu, Regional CEO (RCEO) BTN Sulawesi, Maluku, dan Papua, Romeo Daniel MVE, mengatakan, Developer Gathering sengaja digelar untuk mempertemukan para pengembang yang tergabung dalam berbagai asosiasi. Melalui kegiatan tersebut, komunikasi dan koordinasi antara pengembang dengan BTN diharapkan semakin kuat.

Romeo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengembang yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dia menegaskan, acara itu tidak hanya menjadi ajang berbincang santai, tetapi juga dimanfaatkan BTN untuk memperkenalkan sejumlah terobosan dan memberikan apresiasi kepada asosiasi pengembang.

“Kami mengucapkan terima kasih. Acara ini bukan hanya Chit, Chat and Chill, tetapi ada beberapa terobosan dari BTN Sulampua dan apresiasi kepada asosiasi,” ujar Romeo.

Dalam kesempatan itu, BTN juga meluncurkan kartu anggota untuk asosiasi REI, Apersi, dan Himpera. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya BTN memperkuat hubungan dengan organisasi pengembang sekaligus menghadirkan inovasi yang mendukung ekosistem industri properti.

Selain membahas penguatan sinergi, Romeo turut memaparkan hasil kunjungannya ke sejumlah daerah. Dari kunjungan tersebut, terdapat beberapa persoalan yang menjadi perhatian, termasuk dana Jaminan Kelayakan Konstruksi (JKK), khususnya yang berkaitan dengan skema Kredit Yasa Griya (KYG).

Persoalan pemenuhan petugas Officer On The Spot (OTS) dan CVD juga menjadi bagian dari hal-hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Berbagai persoalan itu menjadi catatan penting bagi BTN dan pengembang untuk memperkuat koordinasi serta mencari solusi terhadap kendala yang muncul di lapangan.

Melalui pertemuan tersebut, sinergi antara BTN dan asosiasi pengembang diharapkan semakin solid. Kolaborasi yang baik antara lembaga perbankan dan pelaku industri properti dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis pengembangan perumahan serta memperluas peluang kerja sama di wilayah Sulawesi Selatan dan kawasan Sulampua.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gerebek Dua Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Manggala Makassar, Polisi Amankan Lima Orang
• 5 jam lalu
0
thumb
Hari ke-4 Kebakaran di Jatiuwung Belum Padam, 10 Gudang Ludes Terbakar
• 12 jam lalu
0
thumb
Penampakan 4 Mobil Sitaan KPK di Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB
• 1 jam lalu
0
thumb
Keinginan Inara Rusli Isbat Nikah Terhalang Kendala Ekonomi, Singgung Kondisi Finansial Insanul Fahmi Pascacerai
• 6 jam lalu
0
thumb
Kemkomdigi antisipasi peningkatan ancaman keamanan siber
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.