Gempa berkekuatan magnitudo 7 mengguncang kawasan Tibet di barat daya China pada Kamis (23/10) waktu setempat. Otoritas setempat menyatakan, bencana itu menewaskan 16 orang dan melukai 32 lainnya.
Menurut laporan kantor berita China, Xinhua, 11 dari 32 korban luka berada dalam kondisi kritis, sedangkan sisanya menderita luka ringan.
Badan Urusan Darurat Kota Nagqu menyatakan, dua korban luka ditemukan di sekitar pusat gempa. Rumah-rumah yang berada di dekat pusat gempa mengalami kerusakan berat.
Pusat gempa berada di dataran tinggi Nagqu, Tibet bagian utara, dengan kedalaman 100 kilometer.
Pusat Jaringan Gempa China menyebut gempa ini merupakan yang terkuat di China sejak 2024.
Dikutip dari Reuters, sejumlah rekaman terverifikasi menunjukkan warga berlarian keluar dari gedung saat merasakan guncangan untuk mencari perlindungan.
Saat ini, Pemerintah China mengerahkan personel darurat dan petugas pemadam kebakaran dalam jumlah besar ke kawasan terdampak gempa.
Sebelumnya, China diguncang gempa besar berkekuatan magnitudo 7,1 di Yushu pada 2010. Gempa tersebut menewaskan 2.698 orang dan menyebabkan hampir 300 orang hilang.






Komentar (0)