Dedi Mulyadi Siapkan Upah Rp250 Ribu untuk Warga yang Bantu Padamkan Kebakaran Ciremai

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan upah Rp250 ribu per orang untuk warga yang ikut membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan. Selain bayaran harian, Dedi juga menjanjikan bonus apabila api dapat segera dipadamkan.

Langkah tersebut diambil untuk mempercepat penanganan kebakaran yang terjadi di sejumlah titik di wilayah Kuningan. Dedi meminta kepala desa, ketua RT dan RW, serta camat di sekitar kawasan Gunung Ciremai mengerahkan warga, khususnya dari Desa Seda, Desa Cibuntu, dan Kecamatan Pasawahan.

“Kami menyiapkan Rp250 ribu per orang untuk sehari kerja pemadaman api. Dan apabila apinya cepat terpadamkan segera, kami memberikan bonus,” ujar Dedi, Kamis (22/10/2026).

Meski menjanjikan bonus, Dedi belum merinci besaran tambahan bayaran maupun mekanisme pemberiannya. Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam jumlah besar dapat membantu mempercepat proses pemadaman.

Sementara itu, laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jawa Barat mencatat kebakaran terjadi di Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, serta Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, pada Rabu (21/10/2026).

Di Desa Pasayangan, sekitar 1,5 hektare dari total lahan bambu seluas 2 hektare dilaporkan terbakar. Adapun luas area yang terdampak kebakaran di kawasan hutan Desa Cibuntu, wilayah Resor Pasawahan SPTN Wilayah I Kuningan, masih dalam proses penghitungan.

Baca Juga: Prabowo Sentil Ketidakhadiran Dedi Mulyadi, 'Ke Mana KDM? Yang Paling Dekat Malah Enggak Hadir, Pasti Sibuk'

Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Kabupaten Kuningan, Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, serta masyarakat sekitar. Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui.

Dedi juga mengingatkan warga agar tidak membakar ilalang untuk kepentingan pertanian maupun keperluan lain, terutama ketika cuaca terik dan hujan belum turun merata. Ia menilai kebakaran yang terlambat dikendalikan berpotensi meluas dan meningkatkan risiko bagi masyarakat di sekitar kawasan gunung.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
2 Tahun Prabowo-Gibran, Andre Rosiade Klaim Indonesia Swasembada 8 Bahan Pokok
• 19 jam lalu
0
thumb
Garudayaksa FC Kocar-kacir usai Dibantai Bali United, Pelatih Fokus Pulihkan Mental Pemain
• 19 jam lalu
0
thumb
Kunjungi Pulau Miangas, Jenderal Maruli Petakan Kebutuhan Pembangunan Perbatasan
• 1 jam lalu
0
thumb
Sambut 25 Tahun Berkarya, Maliq & D’Essentials Siapkan Album Baru
• 22 jam lalu
0
thumb
Rutan Salemba gagalkan penyelundupan 65 cartridge diduga etomidate
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.