jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Kamis (22/10) tentang PPPK 35+ pilih ikut tes PNS, sebagian PPPK memperjuangkan JHT bulanan, hingga Menteri Rini janji ASN mendapatkan haknya. Simak selengkapnya!
1. Daripada Menunggu Diangkat PNS, Lebih Baik PPPK Memperjuangkan JHT Bulanan
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Ada Program Baru, PNS & PPPK Berkinerja Baik Harus Diberi Kesempatan Karier, soal Gaji Bagaimana?
Pemerintah belum menetapkan mekanisme pengangkatan PPPK menjadi PNS. Banyak harapan disampaikan PPPK maupun organisasi profesi agar prosesnya tanpa tes dan ada afirmasi usia
Namun, ada pendapat berbeda disampaikan Koordinator Wilayah Asosiasi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja Indonesia (AP3KI) Provinsi Jambi Amaden.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: 3.342 PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke ASN Penuh, Dirjen Nunuk Minta Guru & Tendik Siaga
Menurut Amaden, daripada menunggu diangkat menjadi PNS, lebih baik PPPK memperjuangkan dana jaminan hari tua (JHT) bulanan.
Selengkapnya di Bawah:
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: PPPK Seharusnya Langsung Diangkat PNS Tanpa Tes, Gajinya lewat Koperasi Guru, Bakal Ada Demonstrasi?
Daripada Menunggu Diangkat PNS, Lebih Baik PPPK Memperjuangkan JHT Bulanan
2. PPPK 35+ Pilih Ikut Tes PNS, Minta Seleksi Sesama ASN PPPK
PPPK 35+ memilih mengikuti tes PNS daripada tidak diikutsertakan dalam pengangkatan.
Namun, mereka minta diseleksi sesama ASN PPPK. Ketua Forum Komunikasi ASN PPPK (FOKAP) Heti Kustrianingsih mengatakan ASN PPPK sangat berharap masuk gerbong PNS dimulai awal 2027.
Namun, makin ke sini muncul rasa pesimistis pemerintah akan mengakomodasi PPPK usia 35+.
Selengkapnya di Bawah:
PPPK 35+ Pilih Ikut Tes PNS, Minta Seleksi Sesama ASN PPPK
3. Pengamat UI Ungkap Faktor Gibran Bertahan di Empat Besar Survei Capres
Pengamat komunikasi politik Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi menilai tingginya sorotan dan kritik terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak serta-merta membuat elektabilitasnya menurun.Baca Isu Politik Hal itu terlihat dari hasil survei dua lembaga yang masih menempatkan Gibran di posisi keempat dalam bursa calon presiden (capres).
Dalam survei Parameter Politik Indonesia (PPI) yang dirilis Minggu (18/10), Gibran memperoleh elektabilitas sebesar 6,9 persen melalui simulasi pertanyaan terbuka atau top of mind.
Sedangkan, survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis Sabtu (17/10) mencatat elektabilitas Gibran sebesar 8,4 persen.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Pengamat UI Ungkap Faktor Gibran Bertahan di Empat Besar Survei Capres
4. Menteri Rini Tekankan Pentingnya ASN PNS dan PPPK Mendapatkan Haknya secara Mudah
Berikut ini pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini saat ditanya wacana penyaluran gaji PNS melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menteri Rini menegaskan penyaluran gaji Aparatur Sipil Negara (ASNa) harus dilakukan secara mudah dan transparan, tanpa menyulitkan pegawai.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Menteri Rini Tekankan Pentingnya ASN PNS dan PPPK Mendapatkan Haknya secara Mudah
5. Sahabat Polisi Indonesia Menggelar Program 1.000 Harapan Untuk Kapolri
Sahabat Polisi Indonesia bakal menulis seribu harapan untuk Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.
SPI pun meminta dukungan publik.
"Kami mengharap saudara dapat meluangkan waktu, menulis harapan untuk Kapolri,” bunyi polling dukungan yang beredar pada Kamis (22/10).
Baca Selengkapnya di Bawah:
Sahabat Polisi Indonesia Menggelar Program 1.000 Harapan Untuk Kapolri
BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: PPPK Paruh Waktu Tendik Bersatu, Menjelang HGN 2026 Semoga Ada Kabar Baik, BKN Memberikan Kepastian
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul





Komentar (0)