Gajah Bawa 650 Kg Emas Ngamuk di Jalanan, Warga Berhamburan

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: (Ist Tangkapan Layar )

Jakarta, CNBC Indonesia - Seekor gajah mengamuk saat festival keagamaan Hindu di India. Hewan tersebut bahkan melempar singgasana suci berlapis emas seberat 650 kilogram yang berada di punggungnya hingga merusak mobil dan bangunan di sekitarnya.

Insiden tersebut terjadi dalam perayaan Navaratri, festival suci umat Hindu yang berlangsung selama 10 hari di negara bagian Karnataka, India bagian barat daya.

Baca: Sudah Era AI, Kenapa Gen Z Malah Pilih Profesi Jadul?

Melansir Brisbane Times, rekaman video memperlihatkan warga berlarian menyelamatkan diri ketika gajah tersebut mulai mengamuk. Petugas berusaha mengendalikan hewan itu sebelum akhirnya melemparkan singgasana emas yang dibawanya.




Singgasana tersebut dikenal sebagai Golden Howdah, yakni struktur berat berlapis emas dan dihiasi batu permata yang digunakan untuk membawa patung Dewi Chamundeshwari dalam prosesi keagamaan. Gajah bernama Somananna itu sebelumnya dipilih dari ribuan gajah untuk memimpin prosesi utama festival Navaratri.

Belalainya bahkan telah dihiasi lukisan rumit berwarna merah dan emas sebagai bagian dari persiapan upacara. Namun, suasana perayaan berubah menjadi kepanikan ketika gajah tersebut kehilangan kendali.

Baca: Harga Tiket Pesawat Bisa Naik 20% Mulai 2027, Liburan Makin Mahal

Selain melemparkan singgasana emas, hewan itu juga membalikkan sebuah mobil dan merusak bangunan di sekitarnya. Petugas akhirnya berhasil menenangkan Somananna menggunakan obat penenang. Menurut pejabat setempat, gajah tersebut kini dalam masa pemulihan di sebuah kuil terdekat.

Menteri Kehutanan, Ekologi, dan Lingkungan Hidup Karnataka, Ramalinga Reddy mengatakan, ke depannya gajah yang akan mengikuti prosesi serupa harus menjalani pelatihan setidaknya selama 20 hari. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko insiden serupa dalam penyelenggaraan festival keagamaan yang melibatkan gajah.

Insiden tersebut kembali menyoroti persoalan konflik antara manusia dan gajah di India yang dalam beberapa tahun terakhir semakin mengkhawatirkan. Pada Januari, petugas kehutanan India melakukan pencarian terhadap seekor gajah yang dilaporkan menewaskan 22 orang dalam serangkaian serangan di kawasan hutan dan permukiman Distrik West Singhbhum, negara bagian Jharkhand, India timur.

Meningkatnya konflik antara manusia dan gajah antara lain dipicu oleh deforestasi serta perluasan permukiman yang memasuki jalur migrasi alami satwa tersebut. Sekitar 10% jalur aman migrasi gajah dilaporkan sudah tidak tersedia. Kondisi ini membuat gajah semakin sering memasuki lahan pertanian dan permukiman untuk mencari makanan maupun air.

Berdasarkan data pemerintah India, lebih dari 2.800 orang meninggal dunia akibat pertemuan dengan gajah sepanjang 2019 hingga 2023. Dari jumlah tersebut, hampir 630 kematian tercatat pada 2023.

Konflik ini juga berdampak terhadap populasi gajah. Menurut World Wildlife Fund (WWF), rata-rata lebih dari 100 gajah liar mati setiap tahun akibat aktivitas manusia, termasuk tersengat listrik, tertabrak kereta api, hingga diracun sebagai bentuk pembalasan.

Untuk mengurangi risiko tersebut, sejumlah desa di India, termasuk di negara bagian Andhra Pradesh, mulai menggunakan sistem peringatan dini berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi tersebut digunakan untuk mendeteksi keberadaan gajah yang mendekati permukiman sehingga warga dapat memperoleh peringatan lebih awal.

Secara global, populasi gajah liar diperkirakan mencapai 500.000 hingga 530.000 ekor, yang terbagi dalam tiga spesies utama. Jumlah tersebut mencakup sekitar 350.000 gajah sabana Afrika, 135.000 gajah hutan Afrika, dan sekitar 45.000 gajah Asia.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Timnas Indonesia Rebut 8 Emas di Asian Para Games 2026

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BRI Siap Buyback Saham, Bukti Optimisme terhadap Fundamental dan Prospek Jangka Panjang
• 19 jam lalu
0
thumb
10 Ucapan Selamat Hari Dokter Nasional 2026, Referensi Caption untuk Media Sosial
• 11 jam lalu
0
thumb
Tender PLTN Tunggu Penetapan Tapak, ESDM Kaji Tambahan Kandidat Lokasi
• 17 jam lalu
0
thumb
Anggaran Promosi dan Diplomasi Luar Negeri Dipangkas Hampir Nol, Ini Risikonya
• 20 jam lalu
0
thumb
Sudah Siap Hadapi MotoGP Australia 2026, Jorge Martin Ingin Tingkatkan Performanya di Sirkuit Phillip Island
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.