Jakarta, tvOnenews.com- Kabar rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia menuai perhatian publik, terutama majelis ulama Indonesia (MUI). Ada empat pernyataan tegas dijelaskan tekait isu tersebut.
Penolakan rencana konser penyanyi Andrea Bocelli di Indonesia ditegaskan oleh MUI. Hingga mengadakan ruang dialog untuk membahas hal itu.
Dalam diskusi disampaikan menuai ragam opini. Namun secara garis besar, pihak MUI tetap menolak konser konser Andrea Bocelli dengan beberapa alasan.
- Istimewa
"Sejumlah pembicara, baik dari Islam maupun non-Islam, sudah menyampaikan pandangan. Ada perspektif-perspektif yang memang berbeda, tetapi itu wajar saja,” jelas Prof Sudarnoto Abdul Hakim.
Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim kalau berdasarkan data yang diperoleh tim MUI, pada 2010 Andrea Bocelli disebut terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan Friends of the Israel Defense Forces (FIDF), organisasi yang menghimpun dana untuk mendukung militer Israel.
Dengan begitu, ia menilai, rencana konser tersebut perlu dilihat tidak hanya dari sisi seni dan musik, tetapi juga dari aspek sikap terhadap persoalan kemanusiaan dan konflik Israel-Palestina.
"Yang menjadi masalah adalah temuan tim dari MUI. Pada 2010, Andrea Bocelli disebut terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) untuk menggalang dana dalam jumlah sangat besar,” sambungnya.
"Ketika pemerintah tetap memberikan izin dan tetap tampil, narasinya luar biasa negatif pada Indonesia karena sentimen publik itu sudah terlihat sekarang ini. Soal Palestina itu bagi kita sangat sensitif sekali,” tutur Ketum MUI itu.
Sementata itu, kata Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, forum tabayun sebelumnya telah dilakukan bersama sejumlah pihak, termasuk unsur pariwisata dan ekonomi kreatif.
Buya Amirsyah menegaskan, apa pun keputusan yang nantinya diambil Pemerintah, MUI menghormati proses yang berlangsung. Namun pernyataan mengenai keputusan pemerintah nantinya merupakan kewenangan pemerintah, bukan MUI.
“Soal itu nanti pemerintah yang akan memberikan komentar, bukan kewenangan MUI,” tegasnya.
Berikut empat pernyataan tegas MUI soal rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia. Pernyataan sikap Dewan Pimpinan MUI tersebut telah disebarluaskan pada 13 Oktober 2026.





Komentar (0)