Seorang penyandang disabilitas tewas terkena tembakan militer Israel. Aksi penembakan ini di tengah sebuah operasi penyusupan oleh Israel ke sebuah desa di Suriah.
Dilansir dari AFP, Kamis (22/10/2026), militer Israel telah melancarkan ratusan serangan di Suriah dan sering melakukan penyusupan ke wilayah negara itu sejak kelompok Islamis menggulingkan penguasa lama Suriah, Bashar al-Assad, pada Desember 2024.
Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, melaporkan bahwa "seorang warga sipil penyandang disabilitas tewas pada hari Kamis akibat tembakan dari pasukan pendudukan Israel saat mereka menyusup ke desa Jamla" di provinsi Daraa.
Laporan tersebut menyebutkan pasukan Israel memasuki sebuah lingkungan permukiman dan menempatkan penembak jitu di atap-atap bangunan setelah membombardir area tersebut pada Rabu (21/10) malam.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Suriah mengecam keras "kejahatan yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel", seraya menambahkan bahwa "menargetkan warga sipil merupakan pelanggaran berat" terhadap hukum internasional.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa "penyusupan dan serangan terus-menerus terhadap warga Suriah merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan" Suriah serta "ancaman bagi keamanan dan stabilitas kawasan". Pihaknya mendesak komunitas internasional untuk menekan Israel agar "menghormati aturan hukum internasional".
(isa/ygs)






Komentar (0)