Kabakom Tegaskan Siap Dengar Masukan dari Daerah

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (KabaKom) RI Syahganda Nainggolan menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memintanya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, termasuk hingga ke daerah-daerah.

"Bapak Presiden minta saya untuk menerima masukan. Nah, di sinilah saya butuh bersahabat dengan Bapak-Ibu sampai ke daerah-daerah untuk mendengar," kata Syahganda dalam keterangan tertulisnya, dikutip Bakom RI, Kamis (22/10/2026).

Menurut Syahganda, media lokal memiliki peran penting dalam membantu pemerintah memahami persoalan yang terjadi di daerah. Kedekatan media lokal dengan masyarakat memungkinkan informasi mengenai berbagai persoalan di lapangan dapat diterima pemerintah secara lebih cepat, sehingga respons dan penanganannya bisa dilakukan secara tepat.

Baca juga: Bahasa Jawa Terdengar di Parlemen Malaysia saat Bahas Karhutla

"Nah itu (media) daerah yang bisa lebih tahu apa yang terjadi di Riau, Kalimantan, Sumatra Selatan tentang kebakaran, tentang isu lain-lain itu tempat media lokal. Karena kalau lebih cepat kita tahu, tentu kita lebih cepat melakukan satu reaksi," imbuhnya.

Syahganda menambahkan, Bakom RI terbuka untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai jenis media, mulai dari televisi, media cetak, media daring (online), hingga media baru yang bergerak di ranah media sosial. Sebagai lembaga pemerintah yang menjalankan amanat masyarakat, Bakom RI siap membangun hubungan yang terbuka dengan berbagai pihak, termasuk pelaku industri media di daerah.




(eva/isa)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tempat Penyimpanan Ban Bekas di Mojokerto Terbakar, Api Membubung Tinggi
• 9 jam lalu
0
thumb
BEI Ubah Kriteria Evaluasi IHSG, Saham HSC Dikeluarkan Mulai 2 November
• 22 jam lalu
0
thumb
DEBAT! Jokowi Sebut Ada Operasi Politik, Benarkah Bidik Kekuasaan Gibran? | ROSI
• 7 jam lalu
0
thumb
Pakar: Australia bisa rugi Rp76 triliun per tahun akibat karhutla
• 17 jam lalu
0
thumb
Seprai Bekas Hotel Jadi Tote Bag, ARTOTEL Grand Prima Surabaya Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Shibori Stories
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.