Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video berdurasi 20 detik di Facebook menampilkan Presiden Prabowo Subianto yang mengenakan kemeja putih dan peci hitam.
Video tersebut mengklaim bahwa Prabowo menyatakan pemerintah tidak peduli terhadap kondisi masyarakat dan, jika perlu, akan terus memiskinkan rakyat.
Berikut pernyataan Prabowo dalam video tersebut:
"Kita di sini bukan anak-anak kecil, tidak peduli rakyat kondisinya kayak apa, bila perlu rakyat dimiskinkan terus. Kalau memang rakyat tidak suka sama saya, mau ganti saya tunggu dong 2029. Saya pertaruhkan jiwa saya berkali-kali, saya tidak lelah.”
Namun, benarkah Prabowo menyatakan bahwa rakyat perlu dimiskinkan?
Unggahan yang menarasikan Prabowo menyatakan bahwa rakyat perlu dimiskinkan. Faktanya, potongan pernyataan dalam unggahan tersebut tidak sesuai narasi judul dan tidak sesuai konteks. (Facebook) Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, video tersebut menggabungkan dua potongan rekaman Prabowo dari kesempatan berbeda sehingga mengubah konteks pernyataannya.
Potongan pertama, yang memuat kalimat “tidak peduli rakyat kondisinya kayak apa, bila perlu rakyat dimiskinkan terus”, serupa dengan video YouTube berjudul “Prabowo: Ada Pihak yang Ingin Memiskinkan Rakyat | 1ST SESSION CLOSING” yang diunggah pada 8 Agustus 2025. Dalam rekaman aslinya, Prabowo membahas pihak-pihak yang diduga memanfaatkan kegiatan ekonomi untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya tanpa memedulikan kondisi masyarakat.
Ia mengkritik praktik ekonomi yang merugikan rakyat dan menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat terus mengalami pemiskinan akibat tindakan pihak-pihak tersebut. Prabowo juga menyatakan bahwa pemerintah ingin memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk berkembang. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan pihak-pihak tertentu mengeksploitasi kekayaan Indonesia hingga merugikan masyarakat.
Dengan demikian, kalimat mengenai rakyat yang dimiskinkan dalam rekaman asli merupakan kritik Prabowo terhadap pihak-pihak yang diduga mengeksploitasi perekonomian, bukan pernyataan bahwa pemerintah ingin memiskinkan rakyat.
Sementara itu, potongan video yang memuat kalimat “mau ganti saya tunggu dong 2029” berasal dari rekaman berbeda. Pernyataan tersebut serupa dengan video YouTube berjudul “Presiden Prabowo Menjawab !!! (Part 1)” yang diunggah pada 19 Maret 2026.
Dalam rekaman tersebut, Prabowo berbicara mengenai penegakan hukum dan menanggapi pihak-pihak yang ingin mengganti dirinya sebagai presiden. Ia menyatakan bahwa pergantian kepemimpinan seharusnya dilakukan melalui pemilu pada 2029, bukan melalui tindakan yang menimbulkan kerusuhan. Prabowo menyampaikan pernyataan itu dalam acara Presiden Prabowo Menjawab bersama sejumlah jurnalis senior dan pengamat di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (17/3/2026).
Dengan demikian, potongan pernyataan dalam unggahan tersebut tidak sesuai narasi judul dan tidak sesuai konteks.
Klaim: Prabowo menyatakan bahwa rakyat perlu dimiskinkan
Rating: Disinformasi/Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Prabowo putuskan program MBG disalurkan ke Timor-Leste atas permintaan Presiden Timor-Leste
Cek fakta: Hoaks! Prabowo berikan bonus Rp5 triliun dan mobil untuk setiap pemain timnas Indonesia
Baca juga: Prabowo minta Himbara turunkan bunga kredit rakyat miskin
Video tersebut mengklaim bahwa Prabowo menyatakan pemerintah tidak peduli terhadap kondisi masyarakat dan, jika perlu, akan terus memiskinkan rakyat.
Berikut pernyataan Prabowo dalam video tersebut:
"Kita di sini bukan anak-anak kecil, tidak peduli rakyat kondisinya kayak apa, bila perlu rakyat dimiskinkan terus. Kalau memang rakyat tidak suka sama saya, mau ganti saya tunggu dong 2029. Saya pertaruhkan jiwa saya berkali-kali, saya tidak lelah.”
Namun, benarkah Prabowo menyatakan bahwa rakyat perlu dimiskinkan?
Unggahan yang menarasikan Prabowo menyatakan bahwa rakyat perlu dimiskinkan. Faktanya, potongan pernyataan dalam unggahan tersebut tidak sesuai narasi judul dan tidak sesuai konteks. (Facebook) Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, video tersebut menggabungkan dua potongan rekaman Prabowo dari kesempatan berbeda sehingga mengubah konteks pernyataannya.
Potongan pertama, yang memuat kalimat “tidak peduli rakyat kondisinya kayak apa, bila perlu rakyat dimiskinkan terus”, serupa dengan video YouTube berjudul “Prabowo: Ada Pihak yang Ingin Memiskinkan Rakyat | 1ST SESSION CLOSING” yang diunggah pada 8 Agustus 2025. Dalam rekaman aslinya, Prabowo membahas pihak-pihak yang diduga memanfaatkan kegiatan ekonomi untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya tanpa memedulikan kondisi masyarakat.
Ia mengkritik praktik ekonomi yang merugikan rakyat dan menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat terus mengalami pemiskinan akibat tindakan pihak-pihak tersebut. Prabowo juga menyatakan bahwa pemerintah ingin memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk berkembang. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan pihak-pihak tertentu mengeksploitasi kekayaan Indonesia hingga merugikan masyarakat.
Dengan demikian, kalimat mengenai rakyat yang dimiskinkan dalam rekaman asli merupakan kritik Prabowo terhadap pihak-pihak yang diduga mengeksploitasi perekonomian, bukan pernyataan bahwa pemerintah ingin memiskinkan rakyat.
Sementara itu, potongan video yang memuat kalimat “mau ganti saya tunggu dong 2029” berasal dari rekaman berbeda. Pernyataan tersebut serupa dengan video YouTube berjudul “Presiden Prabowo Menjawab !!! (Part 1)” yang diunggah pada 19 Maret 2026.
Dalam rekaman tersebut, Prabowo berbicara mengenai penegakan hukum dan menanggapi pihak-pihak yang ingin mengganti dirinya sebagai presiden. Ia menyatakan bahwa pergantian kepemimpinan seharusnya dilakukan melalui pemilu pada 2029, bukan melalui tindakan yang menimbulkan kerusuhan. Prabowo menyampaikan pernyataan itu dalam acara Presiden Prabowo Menjawab bersama sejumlah jurnalis senior dan pengamat di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (17/3/2026).
Dengan demikian, potongan pernyataan dalam unggahan tersebut tidak sesuai narasi judul dan tidak sesuai konteks.
Klaim: Prabowo menyatakan bahwa rakyat perlu dimiskinkan
Rating: Disinformasi/Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Prabowo putuskan program MBG disalurkan ke Timor-Leste atas permintaan Presiden Timor-Leste
Cek fakta: Hoaks! Prabowo berikan bonus Rp5 triliun dan mobil untuk setiap pemain timnas Indonesia
Baca juga: Prabowo minta Himbara turunkan bunga kredit rakyat miskin






Komentar (0)