Presiden Targetkan Pembiayaan Rp 400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan targetan pemerintah dalam penyaluran kredit atau pembiayaan pada tahun depan bisa mencapai hingga Rp 400 triliun. Angka tersebut bakal menyasar sebanyak 28 juta keluarga Indonesia. 

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga
  • Seratusan Investor Terguncang, Desak MSCI Jelaskan Kenapa Beri Peringatan Begitu Keras ke Indonesia
  • Kia Perluas Jaringan di Bandung, Targetkan 40 Dealer pada Akhir 2026
  • UM Bandung Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Prodi Rekayasa Kosmetik

“Di tahun yang akan datang, rencana kita, sasaran kita InsyaAllah, saya ingin menyalurkan Rp 400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan dan di daerah-daerah terpencil dan daerah-daerah tertinggal. Juga di daerah-daerah perkotaan yang mereka berpenghasilan rendah. Nanti sasarannya adalah kurang lebih 28 juta keluarga,” ungkap Prabowo dalam sambutannya di acara Rakornas TPAKD di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026). 

Dengan targetan 28 juta keluarga, ia menghitung kemungkinan ada sebanyak 100 juta rakyat Indonesia yang menerima manfaat tersebut, dengan asumsi satu keluarga terdiri dari empat kepala. Ia menyebut, sasaran tersebut bisa saja lebih besar lagi jika pemanfaatan sumber daya yang ada mampu dioptimalkan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Itu kemampuan kita sekarang. Tetapi kalau kita bisa mengamankan sumber-sumber alam kita yang sangat luar biasa, berarti akan lebih,” tuturnya. 

Targetan yang cukup ambisius tersebut berkaca dari penyaluran kredit yang telah dilakukan pada 2026 berjalan dengan cukup baik. OJK melaporkan realisasi penyaluran kredit pembiayaan daerah telah mencapai lebih dari Rp 53 triliun, yang dijalankan selama periode Agustus—Oktober 2026.  

“Kita bangga dengan prestasi yang sudah kita capai bersama, antara lain penyaluran kredit untuk rakyat dan kita juga akan lebih masif lagi. (Realisasi) Penyaluran kurang lebih Rp 53 triliun dengan jumlah penerima manfaat adalah sekitar 2 juta keluarga,” kata dia.

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kemendagri Minta Pemda Evaluasi Aturan yang Bebani Warga
• 2 jam lalu
0
thumb
Bamsoet Bicara Stabilitas Nasional, Dorong Pemerataan di Papua
• 14 jam lalu
0
thumb
Dinilai Tak Objektif, Hakim Ad Hoc Perkara Bengawan Kamto Kena Sanksi Etik KY
• 1 jam lalu
0
thumb
Pentingnya Perlindungan Finansial Sejak Muda, Harus Mulai dari Mana?
• 11 jam lalu
0
thumb
BMKG Catat Terjadi Penurunan Titik Api di Tanah Papua, dari 3.487 Jadi 628
• 4 menit lalu
0
Berhasil disimpan.