Sebanyak 350 petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, Polhut, Brigade Manggal Agni masih berjibaku di lokasi untuk memadamkan api yang membakar sebagian kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Provinsi Lampung, Sumatera.
“Rabu ini masih ada yang terbakar, dan sedang dilakukan pemadaman oleh petugas gabungan,” kata Muhammad Ridwan Kepala BPBD Lampung Timur saat ditemui di kantor BPBD Lampung Timur, Kamis (22/10/2026), dilansir Antara.
Ia menyampaikan, BPBD Lampung Timur turut mendukung, dengan memberikan bantuan logistik makanan, dan peralatan seperti tandon portabel, dan selang air.
Dirinya mengungkapkan, area hutan yang terbakar berada di dua wilayah resor. Yaitu 1 titik api di Resor Toto Projo, Kabupaten Lampung Timur.
“Alhamdulillah untuk di Toto Projo sudah mulai bisa dipadamkan, walaupun masih ada kebakaran lagi,” katanya.
Adapun tiga titik api di Resor Cabang, perbatasan Kabupaten Lampung Timur dengan Lampung Tengah. Ridwan menjelaskan, titik api yang paling sulit dipadamkan berada di Resor Cabang karena medannya sangat berat, sehingga itu menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas.
Untuk menuju lokasi tiga titik api itu, para petugas harus menempuh jalur sungai Cabang. Dilanjutkan dengan berjalan kaki beberapa kilometer.
“Yang paling berat lokasinya berada di Resor Cabang. Karena area hutan yang terbakar berada di tengah, dan masih rapat vegetasi hutannya,” ujarnya.
Kendala dalam pemadaman api itu terletak pada jarak sumber air untuk pemadaman. Sumber air terdekat mengandalkan Sungai Way Pegadungan dengan jarak 1,5 km sampai 3 km ke titik api.
“Tapi sekarang sedang dibuatkan sumur bor di dekat lokasi kebakaran,” ucapnya.
Selain pemadaman jalur darat, ia menambahkan bahwa upaya pemadaman juga dilakukan dengan metode water bombing.(ant/fia/bil/ham)





Komentar (0)