Grid.ID – Perseteruan hukum yang menjerat dokter kecantikan, dr. Richard Lee masih bergulir di Pengadilan Negeri Tangerang. Usai menjalani persidangan, sang dokter pun menyampaikan pesan.
Di hadapan awak media, Richard Lee mengutip pesan dari para guru dan sahabat yang menasihatinya agar tidak membalas serangan lawan dengan cara biasa. Ia mengibaratkan rivalnya bak sosok yang lihai memutarbalikkan fakta demi kepentingan tertentu.
"Beberapa guru, teman, dan sahabat saya menasihati saya, jangan melawan iblis dengan ilmu. Karena iblis si paling tinggi ilmu. Iblis enggak peduli kalau misalnya belinya bukan di tempat yang resmi, iblis tutup mata," kata Richard Lee di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (22/10/2026).
Tak hanya itu, sang dokter menegaskan bahwa kebenaran fakta pun percuma diutarakan kepada pihak yang berniat menjatuhkan reputasinya.
"Jangan melawan iblis dengan fakta, walaupun fakta itu benar. Karena iblis paling pintar memutarbalikkan fakta," imbuhnya.
Lebih lanjut, Richard Lee juga menyebut adanya tudingan finansial bernilai fantastis di balik kasus yang membelitnya. Ia menepis isu yang menyebut dirinya hendak menyuap.
"Iblis mengatakan saya ingin memberikan 10 miliar, 20 miliar, padahal iblis minta 200 miliar," ucap Richard.
Ia pun memilih untuk tidak lagi membuang energi berdebat di ruang publik dengan pihak-pihak yang dinilainya manipulatif.
"Jangan berdebat dengan iblis, karena iblis pintar merangkai kata-kata," ujarnya.
"Lawanlah iblis dengan hati dan keluarga. Karena iblis tidak punya hati dan keluarga," pungkas Richard.
Sebagai informasi, perseteruan hukum ini bermula dari aksi saling lapor di media sosial terkait uji laboratorium produk perawatan kulit (skincare). Dokter Detektif (Doktif) atau Amira Farahnaz melaporkan Richard Lee atas dugaan pelanggaran UU Kesehatan dan Perlindungan Konsumen terkait izin edar serta klaim produk berlebih (overclaim). Sebaliknya, Richard Lee melaporkan balik Doktif atas dugaan pencemaran nama baik lantaran kliniknya dituduh beroperasi tanpa izin praktik. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)