ADB: Indonesia Tidak Pernah Telat Bayar Utang

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Arrijal Rachman

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia sebagai negara penerima pinjaman Asian Development Bank (ADB) tidak pernah mencatatkan tunggakan ataupun telat dalam pemenuhan pembayaran kewajiban.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur ADB untuk Indonesia Bobur Alimov saat ditemui di kawasan Balai Besar BPOM Makassar, Kamis (22/10/2026).


Bahkan, ia menegaskan, catatan disiplin pelunasan pinjaman proyek maupun program selalu ditunaikan Indonesia sesuai ketentuan sejak keanggotaan pada 1966 silam.

Baca: Prabowo: 364 BUMN Digabung dan Ditutup, Target Tahun Ini 700 BUMN

"Tidak pernah. Tidak pernah. Tidak pernah. Selama 60 tahun, tidak pernah. Jadi itu tidak pernah terjadi," kata Bobur.

"Dan dalam hal ini, maksud saya implementasi proyek biasanya akan memakan waktu lima tahun, tetapi pelunasan pinjaman dimulai setelah penyelesaian implementasi, biasanya 20 tahun lebih," tegasnya.

Menurut Bobur, kapasitas Indonesia dalam mengelola pinjaman hingga utang sejauh ini sangat baik, terlihat dari masih rendahnya rasio utang terhadap PDB di bawah batas aman 60% PDB.

Sebagaimana diketahui, hingga 30 Juni 2026, nilai utang pemerintah pusat telah mencapai Rp 10.293,69 triliun. Nilai itu membuat rasio utang pemerintah terhadap PDB mencapai 41,26%.

Baca: Yield Surat Utang Pemerintah Naik Tajam, Siapa Menanggung Dampaknya?

Nilai total utang pemerintah itu berasal dari hasil penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 8.966,79 triliun, dan pinjaman Rp 1.326,90 triliun.

"Indonesia berada dalam kondisi yang sangat baik, maksud saya fundamental makroekonominya sangat kuat. Jadi utang publiknya cukup stabil dan pada tingkat yang cukup rendah. Kami juga menyediakan pinjaman lunak, jadi tingkat bunganya sangat kompetitif. Jadi tidak ada keraguan tentang kemampuan untuk melunasi," tegas Bobur.


(arj/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Danantara Mulai Borong Saham BUMN di Tengah Isu MSCI

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Targetkan Perbaikan 7.000 Sumur Bor Gambut Rampung pada 2027
• 3 jam lalu
0
thumb
Sebanyak 94 Persen Peserta Amal Vokasi Ruang Amal dan Baznas Terserap di Dunia Kerja
• 54 menit lalu
0
thumb
Kata Presiden Prabowo ke MSCI: Bangsa Indonesia Tak Takut Siapa Pun, Tidak Gentar
• 23 jam lalu
0
thumb
Wamenaker Afriansyah Noor Dorong Sertifikasi Resmi dan Standar Kompetensi untuk Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja Indonesia
• 5 jam lalu
0
thumb
Tavares fokus bawa Persebaya kalahkan mantan klub
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.