Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Berkepanjangan, PDIP: Ada Tokoh Politik Sepertinya Masih Menikmati

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Seno Bagaskoro dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Kamis (22/10/2026). Juru Bicara PDIP Seno Bagsakoro soal polemik ijazah Joko Widodo atau Jokowi dan Gibran Rakabuming yang tak kunjung usai. (Sumber: Tangkap layar YouTube KompasTV.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polemik seputar ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga kini masih menjadi perbincangan di ruang publik.

Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Seno Bagaskoro, menyebut perdebatan yang awalnya menyeret nama Jokowi, belakangan kini bergeser ke sang anak Gibran Rakabuming.

Menurutnya, persoalan tersebut seolah terus bergulir tanpa ujung. Padahal, kata dia, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memberikan pertimbangan dan keputusan resmi terkait kelengkapan berkas, serta syarat pendaftaran pada masa Pilpres lalu.

Baca Juga: Isu Ijazah Jokowi-Gibran Berlarut-larut, PSI: Memang Tempatnya Bukan di Perdebatan, tapi Pengadilan

"Ini menjadi sesuatu yang sudah berulang kali, berbulan-bulan itu dibahas tiada henti dari awalnya yang Pak Jokowi sekarang Mas Gibran," kata Seno dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Kamis (22/10/2026).

"Dan itu sudah ada pertimbangan-pertimbangan dari MK soal ada tidaknya kelengkapan berkas syarat pendaftaran pada waktu Pilpres yang lalu."

Melihat hal itu, Seno pun mengingatkan publik untuk melihat persoalan tersebut secara utuh.

"Konteks yang utuh ya, artinya publik juga membaca bagaimana keseluruhan situasi pada waktu itu, bagaimana Pak Jokowi yang menjadi Presiden dan Mas Gibran sebagai calon (wapres), maka ada berbagai konektivitas yang harus dibaca secara utuh dalam proses itu," ujarnya. 

Ironisnya, polemik terkait ijazah ini mencuat kembali justru bertepatan dengan momen yang sangat sensitif, yaitu dua tahun berjalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran.

Terlebih, masyarakat hari ini juga tengah dihadapkan pada realitas dan prioritas hidup yang jauh lebih mendesak untuk diselesaikan oleh negara.

"Pada saat ditemukan ada kejanggalan maka kemudian ini jadi ramai lagi semua orang membahas lagi, dan bertepatan di isu yang sebetulnya juga sangat sensitif di 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran," tuturnya.

"Masyarakat hari ini punya banyak prioritas lain yang harus diselesaikan, kebakaran hutan, kemudian situasi ekonomi, lapangan kerja bagi anak muda, dan seterusnya yang sebetulnya membutuhkan prioritas perhatian yang lebih serius di dalam semua aktor politik kita."

Lebih lanjut, Seno menduga terdapat sikap sebagian tokoh politik yang sepertinya masih 'menikmati' panggung perdebatan lama ini.

"Tetapi berulang kali, kemudian ada tokoh-tokoh politik yang sepertinya masih menikmati, kemudian berbicara di isu ini," ucapnya.

"Termasuk kemudian di saat timing-timing tertentu Pak Jokowi sendiri yang menyampaikan bahwa ini ada aktor politik yang menjadi operator, ada operasi men-downgrade dan seterusnya, tanpa pernah menjelaskan sebenarnya siapa." 

Menurutnya, pernyataan itu lah yang justru memicu polemik dan kontroversi mengenai isu ijazah ini menjadi berkepanjangan di tengah masyarakat.

"Ini kan menjadi polemik dan kontroversi berkepanjangan di publik. Tentu saja beliau sangat paham bahwa masyarakat juga akan terus membicarakan ini, di saat sebenarnya ada situasi yang lebih serius untuk diperhatikan oleh pemerintah, di mana beliau menjadi bagian dari itu," tuturnya. 

Baca Juga: Jokowi Tuduh Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazah, PDIP: Beritahu Saja, Beliau Bukan Pihak Lemah

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • jokowi
  • gibran
  • polemik ijazah
  • pdip
  • tokoh politik
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Singgung Negara Pojokan RI Karena Karhutla | SAPA MALAM
• 19 jam lalu
0
thumb
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum bagi Pencari Kerja Mulai 1 Januari 2027, Pramono Ungkap Syarat Penerimanya
• 40 menit lalu
0
thumb
Hasil Liga Champions: Bayern dan Arsenal Imbang 2-2
• 12 jam lalu
0
thumb
Menpan RB soal Usulan Gaji PNS Lewat Kopdes: Jangan Dipersulit
• 9 jam lalu
0
thumb
KKP alokasikan Rp371,8 M untuk pulihkan sektor perikanan Sumatera
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.