Wamentan Imbau Lahan Bekas Karhutla di Kalteng Dimanfaatkan untuk Pertanian

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Muhammad Saleh Mustafa, mengimbau agar lahan masyarakat yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) dimanfaatkan untuk sektor pertanian.

Saleh menilai pemanfaatan lahan bekas karhutla untuk tanaman pangan seperti cabai dan jagung dapat mendongkrak perekonomian warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah Kalteng.

"Kalimantan Tengah belum bisa memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Saya kemarin berdiskusi dengan Pak Mentan, apakah lahan yang terbakar bisa kita alihkan untuk pertanian, mumpung belum telanjur ditanam sawit," ujar Saleh saat meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Kamis, (22/10).

Saleh menegaskan bahwa pemerintah akan mencermati status kepemilikan dan kondisi lingkungan lahan sebelum menentukan skema pemanfaatannya.

Untuk lahan terbakar milik korporasi, pemerintah akan mengusut tuntas keterlibatan pihak perusahaan sesuai arahan tegas Presiden Prabowo Subianto.

"Lahan milik perusahaan sawit akan diproses melalui pemeriksaan dan investigasi khusus sesuai instruksi Presiden," terangnya.

Sementara untuk lahan milik masyarakat, pemerintah pusat siap memberikan intervensi bantuan usai menerima usulan jenis tanaman dari pemerintah daerah.

"Kalau lahan masyarakat, kita cari solusinya bersama. Didata saja rakyat mana yang mau bertani, pemerintah pusat akan prioritaskan dan berikan bantuan," kata Saleh.

Meski demikian, Saleh menekankan bahwa pengalihan fungsi lahan tetap harus berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan guna menjaga kelestarian lingkungan.

"Jika bentuk permukaan lahan dinilai rawan dan membahayakan lingkungan kalau dijadikan lahan pertanian, kita sarankan untuk dikembalikan menjadi kawasan hutan. Namun jika aman dan menguntungkan masyarakat, kita garap untuk pertanian," katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
2 Kali Mangkir dari Pemeriksaan KPK, Nusron Wahid Terlihat di Sidang Kabinet Paripurna
• 18 jam lalu
0
thumb
Hasto Sebut Gibran Jadi Beban Prabowo, Singgung Legitimasi Wapres
• 25 menit lalu
0
thumb
ASDP: 3 Penumpang KMP Batumandi Masih Dirawat Intensif di RS
• 18 jam lalu
0
thumb
Mulia (MLIA) Pangkas Operasional Muliaglass, Bidik Efisiensi Biaya Gas
• 15 jam lalu
0
thumb
Penyebab Terbaru Semenanjung Korea Makin Tegang
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.