tvOnenews.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang anak diduga mengalami perlakuan kasar dari kedua orang tuanya di dalam lift.
Video tersebut menuai kecaman warganet setelah memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap anak yang disebut-sebut bermula dari persoalan berebut kereta dorong bayi atau stroller.
Rekaman itu diunggah oleh akun media Malaysia, @thereportermy, melalui platform Threads.
Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan narasi, "Gara-gara berebut stroller, kanak-kanak menjadi mangsa kekerasan ibu bapa?".
Dalam keterangan berbahasa Melayu, akun tersebut menyebut seorang anak diduga menjadi korban perlakuan kasar orang tuanya ketika berada di dalam lift.
Dugaan tersebut didasarkan pada rekaman CCTV yang beredar di media sosial.
Dalam video itu, sang ayah terlihat menendang stroller yang sedang diduduki anaknya. Sementara itu, sang ibu terlihat mendorong dan menjentik anak tersebut.
- Threads/thereportermy
Rekaman tersebut kemudian menyebar luas dan memancing beragam reaksi, terutama dari warganet Malaysia yang mengaku sedih melihat perlakuan terhadap anak dalam video tersebut.
Warganet Malaysia Ramai-Ramai Bersuara
Banyak warganet menyampaikan keprihatinan mereka melalui kolom komentar.
Sebagian mengaku tidak tega melihat seorang anak diperlakukan kasar oleh kedua orang tuanya, terlebih karena anak kecil dinilai belum sepenuhnya memahami situasi yang terjadi.
Salah seorang warganet mengungkapkan kesedihannya karena ayah dan ibu dalam rekaman tersebut sama-sama terlihat marah kepada anak.
"Sedihlah sebab dua-dua marah anak. At least takkan salah sorang takde sifat air langsung? Dua-dua api, kesian anak… Sedihlah tengok video ni!"
Komentar lain turut mengecam tindakan yang terlihat dalam rekaman tersebut dan mempertanyakan sikap orang tua yang seharusnya melindungi anaknya.
"Orang lain nak anak ko pon nak anak lepas tu beranak kan anak tapi ko wat kasar ngan anak ko parent jenis ape ko tak reti jaga anak tak usah beranak."
Warganet lainnya mengaku memiliki anak yang juga terkadang berperilaku nakal.
Namun, menurutnya, hal itu tidak bisa menjadi alasan untuk memperlakukan anak secara kasar.





Komentar (0)