Menko PMK Tekankan Penanganan Karhutla Sifatnya Nasional: Terlepas dari Status

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menegaskan pemerintah Indonesia terus berupaya maksimal dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya yang dilakukan dikatakan bersifat terpusat.

"Bahwa upaya-upaya masif yang dilakukan oleh pemerintah terus dilakukan, khususnya di daerah-daerah atau provinsi-provinsi yang mengalami kejadian ataupun karhutla," kata Sugiono dalam konferensi pers di Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026).

Sugiono menyebut pemerintah pusat juga telah mengirim bantuan ke pemerintah daerah dalam penanganan Karhutla ini. Terkait kenapa belum ditetapkan bencana nasional, Sugiono menegaskan penanganan karhutla bersifat nasional apapun statusnya.

"Di mana juga tadi juga saya sampaikan bahwa pemerintah pusat juga telah memberikan bantuan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten yang terdampak. Jadi terlepas dari status, saya kira upaya yang kita lakukan adalah upaya yang sifatnya nasional. Itu yang pertama," ucapnya.

Baca juga: Menko PMK Sugiono Respons Sorotan Anggota Parlemen Malaysia soal Karhutla RI

Sugiono menegaskan bahwa pemerintah tidak lambat menangani karhutla ini. Dirinya menjelaskan karhutla belum usai karena banyak faktor lainnya, salah satunya kondisi alam.

"Kalau dibilang tadi lambat, saya kira pemerintah tidak lambat. Banyak faktor yang menyebabkan keadaan ini masih berlangsung. Selain kondisi kekeringan akibat El Nino yang juga berpengaruh, tetapi yang terbesar adalah bahwa karhutla ini merupakan suatu keadaan yang pemicu utamanya adalah aktivitas manusia," tuturnya.

Baca juga: Menlu: Presiden Setujui Bantuan Asing untuk Tangani Karhutla, Teknis Lagi Dibahas

Sugiono menuturkan kolaborasi antar pihak diperlukan untuk menangani karhutla ini. Dirinya menyebut pemerintah juga akan berkolaborasi dengan dunia akademik dalam penanganan karhutla.

"Oleh karena itu, kolaborasi dari berbagai unsur yang ada, baik itu pemerintah, dalam hal ini BNPB, TNI-Polri, pemerintah daerah, kemudian masyarakat setempat, dan juga relawan-relawan merupakan sesuatu yang diperlukan dalam rangka mengatasi semua ini," imbuhnya.




(ial/dwr)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
ICE BSD City Perkuat Daya Saing, Didukung Rekam Jejak hingga Ekosistem
• 11 jam lalu
0
thumb
DPR: Mekanisasi pertanian percepat transformasi sektor pangan
• 9 jam lalu
0
thumb
9,6 Ton Dry Ice Disebar dari Udara untuk Redam Asap Karhutla di Sumsel
• 11 jam lalu
0
thumb
Rupiah Melemah ke Rp18.033 per Dolar AS, Keputusan BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen Jadi Sorotan Pasar
• 58 menit lalu
0
thumb
Link Live Streaming Como vs Man United di Liga Champions, Kick-off 23.45 WIB
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.